TOPIK
Ibu dan Anak Korban Pembunuhan
-
Pakar Hukum Kalbar Herman Hofi Munawar S.Pd, SH, M.H., M.Si,. MBA menerangkan apabila Tersangaka meninggal dunia dalam tahanan maka semua tuntutan gug
-
Disebabkan hasil rapid test terhadap AL sebelumnya reaktif, AL pun di makamkan dengan protokol kesehatan Covid 19.
-
Disebabkan hasil rapid test terhadap AL sebelumnya reaktif, AL pun di makamkan dengan protokol kesehatan Covid-19.
-
Ia menyampaikan AL, yang membunuh istri dan putrinya meninggal di ruang tahanan isolasi RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak Rabu 21 Oktober 2020..
-
Dari hasil pemeriksaan dokter, yang bersangkutan mengalami Infeksi saluran pernafasan disebabkan racun rumput yang sempat di minumnya
-
Saat itu, pelaku meminta kepada putranya agar disiapkan speed boat, bensin cadangan, dan sebagiannya.
-
Diberitakan sebelumnya, kasus temuan mayat ibu dan putrinya dalam rumah, Rabu 23 September 2020 malam WIB, akhirnya terungkap.
-
AL menceritakan, awal mula ia kesal terhadap sang istri pada sekira 3 bulan lalu, dimana saat itu ia mendapati sang istri membeli handphon baru tanpa
-
Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin kepada awak media saat konferensi pers di Mapolresta Pontianak Sabtu 3 Oktober 2020 mengungkapkan, dari hasil
-
Dari hasil pengembangan penyelidikan, akhirnya petugas pun berhasil mengamankan pelaku di Desa Suka Lanting, kecamatan Sungai raya kabupaten Kubu Raya
-
AL mengaku menghabisi nyawa istri dan anaknya pada Senin 19 September 2020, di tempat tinggal mereka Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Pontianak Timur
-
Lalu, saat di dalam rumah, ia sempat cekcok dengan korban Sumiati, dimana posisi Sumiati duduk bersila di kursi ruang tamu rumahnya.
-
Sepanjang pelaksanaan Pra Rekonstruksi, AL terlihat menangis tersedu - sedu sembari sesekali menyatakan penyesalannya.
-
Selanjutnya, ia langsung pergi Dengan mengunci pintu rumah dari luar, dan kabur melarikan diri ke arah Kecamatan Rasau, Kabupaten Kubu Raya.
-
Petugas kepolisian pun berusaha keras untuk melindungi AL dari amukan keluarga korban yang sudah dipenuhi amarah.
-
Puluhan personel kepolisian bersenjata lengkap pun berjaga di lokasi kejadian untuk mengamankan jalannya pra Rekonstruksi...
-
"Betul, saya melakukan pembunuhan, yang saya bunuh istri dan anak saya. Itu saya lakukan malam Senin, sekitar pukul 23.00 lewat lah," kata A.
-
Pada malam kejadian ia dan istrinya terlibat pertengkaran hebat, lantaran adanya dugaan sang istri memiliki pria idaman lain hingga meminta cerai.
-
Kendati pihak kepolisian belum menetapkan A sebagai tersangka, kepada penyidik Satreskrim Polresta Pontianak A mengakui bahwa ia telah menghabisi nyaw
-
Kemudian, Kapolresta menerangkan, Saat hendak di amankan petugas kepolisian di Desa Sukalanting, A langsung nekat mengambil sebuah botol cairan racun
-
Sementara terduga sedang menjalani perawatan medis secara intensif di RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak.
-
Saat proses penangkapan, Jumat 2 Oktober 2020 dini hari WIB, yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan meminum cairan diduga racun.
-
Untuk gambaran pelaku sudah kami kantongi, mudah - mudahan sudah bisa segera didapatkan
-
Saat ia dibawa menjauh dari Rumah sang putri, rasa sedihnya bertambah ketika mendengar bahwa sang cucu Geby pun tewas dirumah itu dalam kondisi serupa
-
Saya ndak rela, anak saya sama cucu saya yang ndak tau apa - apa, dak ngerti apa - apa kok dibunuh gitu
-
Saat itu juga, petugas Kepolisian pun langsung melakukan olah TKP guna mengumpulkan berbagai barang bukti atas kematian tak wajar Ibu berinisial SS (3
-
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa 7 saksi atas kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak berinisial SS (39) dan GB (19).
-
Kepolisian mengidentifikasi nama korban yakni Sumiati Sibarani (39) dan putrinya yang bernama Garbi Putri Nanda (19)
-
Herman, Ayah Kandung korban tidak kuasa menahan air mata melihat jenazah putri tercinta Geby (19) dan mantan istri inisial SS (39) terbujur kaku.
-
Herman mengatakan, sudah cukup lama tidak komunikasi dengan mantan istri. Namun terhadap sang putri, ia rutin komunikasi bahkan bertemu secara fisik.