Sikapi Harga TBS Turun, Pemkab Landak akan Panggil 11 PKS

Turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit beberapa hari lalu, menjadi perhatian serius pihak Pemerintah Kabupaten Landak.

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
BERIKAN KETERANGAN - Kabid Pembinaan Usaha Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Landak Bayu Supianto. 

TBS merupakan bahan baku mentah yang sangat vital. Tandan inilah yang nantinya diangkut dari kebun ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk diolah menjadi dua produk utama:

CPO (Crude Palm Oil): Minyak sawit mentah yang diekstrak dari daging buah (mesokarp).

PKO (Palm Kernel Oil): Minyak inti sawit yang diekstrak dari inti atau biji buah (kernel).

2. Arti Kata "Segar" (Sifat Sifat TBS)

Kata "Segar" dalam TBS memiliki makna yang sangat krusial. Kelapa sawit memiliki sifat biologis yang cepat rusak setelah dipanen.

Aturan 24 Jam: Begitu TBS dipotong dari pohon, kadar Asam Lemak Bebas (ALB atau Free Fatty Acid) di dalamnya akan langsung meningkat. Jika kadar ALB terlalu tinggi, kualitas CPO yang dihasilkan akan buruk dan harganya turun.

Oleh karena itu, TBS yang dipanen hari ini harus segera diangkut dan diolah di pabrik dalam waktu maksimal 24 jam agar tetap dikategorikan sebagai "segar" dan berkualitas prima.

3. Kriteria Kematangan TBS

Pemanen tidak boleh asal petik. TBS yang siap panen harus memenuhi kriteria fraksi matang yang pas.

Kurang Matang (Mentah): Kandungan minyaknya masih sedikit.

Terlalu Matang (Busuk): Kadar asam lemak bebasnya melonjak tinggi, merusak kualitas minyak.

Indikator Utama: Biasanya ditandai dengan adanya buah yang lepas secara alami dari tandannya dan jatuh ke tanah (disebut brondolan). Umumnya, jika sudah ada 1 hingga 5 brondolan yang jatuh di piringan pohon, tandan tersebut sudah siap dipanen.

4. Penentu Pendapatan Petani Sawit

Bagi para petani kelapa sawit, TBS adalah komoditas yang mereka jual. Harga TBS biasanya ditetapkan secara berkala oleh Dinas Perkebunan provinsi setempat berdasarkan indeks pasar CPO global dan kualitas rendemen (kadar minyak) dari TBS itu sendiri. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved