Konfercab WKRI Ngabang, Karolin Singgung KDRT hingga Pengelolaan Sampah

Ia menjelaskan, peserta yang hadir terdiri dari 48 pengurus cabang, 12 panitia pelaksana, serta 65 pengurus ranting dari 13 ranting. 

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PUKUL GONG - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa saat menghadiri Konferensi Cabang X Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Salib Suci Ngabang pada Sabtu 11 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Dengan subtema Meningkatkan Peran Wanita Katolik RI dalam Mewujudkan Kesejahteraan Perempuan Mandiri, Kreatif dan Bermartabat untuk Keluarga Sejahtera di Kabupaten Landak.
  • Ketua Panitia Pelaksana, Aeni, mengatakan kegiatan tersebut digelar berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia Salib Suci Ngabang tentang pembentukan panitia penyelenggara.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menegaskan peran perempuan dalam keluarga tidak bisa dipandang kecil. 

"Menjadi perempuan itu berat. Secara ilmiah otak perempuan itu memang diciptakan lebih kompleks dari bentuk otak laki-laki,," ujar Karolin saat menghadiri Konferensi Cabang X Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Salib Suci Ngabang pada Sabtu 11 April 2026.

Konferensi itu mengusung tema Meningkatkan Peran Wanita Katolik RI Melalui Pemberdayaan Perempuan dalam Mewujudkan Kesejahteraan.

Dengan subtema Meningkatkan Peran Wanita Katolik RI dalam Mewujudkan Kesejahteraan Perempuan Mandiri, Kreatif dan Bermartabat untuk Keluarga Sejahtera di Kabupaten Landak.

Ketua Panitia Pelaksana, Aeni, mengatakan kegiatan tersebut digelar berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia Salib Suci Ngabang tentang pembentukan panitia penyelenggara.

Nostalgia Kampung Halaman, Halal Bihalal Warga Landak Sajikan Kuliner Khas di PCC Minggu 12 April

Menurut Aeni, konferensi cabang ini bertujuan membahas dan menetapkan rencana kerja organisasi serta memilih dan mengesahkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang WKRI Salib Suci Ngabang masa bakti 2026-2029. 

“Kegiatan Konferensi Cabang ke-10 ini dilaksanakan selama satu hari pada hari ini Sabtu tanggal 11 April 2026 di Aula Persekolahan Maniamas Ngabang,” katanya.

Ia menjelaskan, peserta yang hadir terdiri dari 48 pengurus cabang, 12 panitia pelaksana, serta 65 pengurus ranting dari 13 ranting. 

Dari jumlah itu, 52 orang merupakan utusan dan 13 lainnya peninjau. Aeni juga mengatakan, biaya penyelenggaraan kegiatan berasal dari kas organisasi dan sumbangan para donatur.

Ketua Presidium DPD WKRI Kalbar, Agnes Wahyurini W, mengatakan konferensi cabang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang. 

Melalui forum itu, anggota meminta dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus, menetapkan rencana kerja, serta memilih pimpinan dewan pengurus cabang untuk masa bakti berikutnya.

“WKRI adalah sebuah organisasi yang berusia 102 tahun,” jelas Agnes. 

Menurut dia, usia itu menunjukkan konsistensi organisasi dalam mengambil peran di tengah masyarakat. Karena itu, WKRI diharapkan tetap menjadi mitra pemerintah, mitra masyarakat, dan mitra gereja dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersama.

Agnes juga mengingatkan empat isu strategis hasil Kongres WKRI tahun 2023, yakni korupsi dan penerobosan ideologi bangsa, perempuan dan anak dalam konteks kemiskinan, lingkungan hidup dan perubahan iklim, serta perempuan dalam perkembangan teknologi dan informasi. 

Ia menyebut salah satu program konkret yang dijalankan ialah Rumah Belajar, yakni pendidikan gratis bagi anak-anak usia pra-TK hingga kelas 6 SD yang dilayani anggota WKRI

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved