Konfercab WKRI Ngabang, Karolin Singgung KDRT hingga Pengelolaan Sampah

Ia menjelaskan, peserta yang hadir terdiri dari 48 pengurus cabang, 12 panitia pelaksana, serta 65 pengurus ranting dari 13 ranting. 

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PUKUL GONG - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa saat menghadiri Konferensi Cabang X Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Salib Suci Ngabang pada Sabtu 11 April 2026. 

Selain itu, WKRI juga didorong terlibat dalam penguatan ketahanan pangan keluarga melalui apotek hidup dan kelompok tani hidroponik.

Dalam arahannya, Karolin tidak hanya bicara soal peran perempuan dalam keluarga, tetapi juga menyinggung sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, ekonomi keluarga, UMKM, hingga sampah.

“Peran wanita dalam keluarga memang menjadi tugas tanggung jawab utama kita adalah bagaimana kita membesarkan, mendidik anak-anak kita dalam keluarga,” tambah Karolin. 

Menurut dia, perempuan juga berperan menentukan pola makan keluarga, kesehatan anak, dan suasana rumah tangga.

Karolin kemudian menyinggung bagaimana ibu-ibu selama ini menjadi pihak yang paling dekat dengan pengelolaan kebutuhan rumah tangga. 

“Jangan ajarkan emak-emak untuk menghemat. Emak-emak paling tahu bagaimana mengatur gaji suami cukup sampai satu bulan,” katanya disambut tawa peserta.

Di balik suasana yang cair, Karolin juga menyoroti persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang menurut dia masih perlu menjadi perhatian. 

“Kita juga ada safe house, ada tempat untuk korban kekerasan perempuan dan anak,” tuturnya.

Selain itu, Karolin menyinggung tantangan pelaku UMKM lokal, terutama terkait ongkos membawa produk ke luar daerah yang sering kali tidak sebanding dengan hasil penjualan. 

Ia juga menyoroti persoalan sampah di Ngabang yang kian menumpuk dan perlunya perubahan kebiasaan dari rumah tangga.

“Ayo kita mulai memilah sampah kita untuk lingkungan kita, karena plastik itu tidak akan terurai,” kata Karolin. 

Karolin menutup arahannya dengan ajakan sederhana yang dinilainya bisa langsung dilakukan para ibu dalam kehidupan sehari-hari. 

“Kalau belanja tolong bawa kantong plastik sendiri, bawa sendiri keranjangnya,” tutup Karolin. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved