Wabup Landak Erani Ingatkan Percepat Pekerjaan Fisik di OPD

Upaya percepatan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan teknis di lapangan, terutama akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON
WAWANCARA - Wabup Landak Erani (kanan) didampinggi Kepala Disporapar Yosep SE (kiri) dalam satu kesempatan belum lama ini. 
Ringkasan Berita:
  • Dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan sejumlah OPD, untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai target waktu. 
  • Upaya percepatan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan teknis di lapangan, terutama akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Wakil Bupati Landak Erani ST MT mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki pekerjaan fisik untuk mempercepat pengerjaan. 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Landak Erani di hadapan para ASN pada upacara peringatan Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Landak pada Selasa 28 Oktober 2025 lalu. 

Saat dikonfirmasi, Erani menyebut dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan sejumlah OPD, untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai target waktu. 

Upaya percepatan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan teknis di lapangan, terutama akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. 

Dandim 1210/Landak Pastikan Program Cetak Sawah Berjalan Sesuai Rencana

"Ini bukan sekedar imbauan dan harapan tetapi ini menjadi perhatian kita semua. Mengingat waktu yang terbatas di akhir tahun, cuaca yang dinamis yang kita tidak bisa memprediksi. Sehingga diperlukan strategi percepatan dan kekompakan," ujar Erani pada Jumat 31 Oktober 2025.

Ia menegaskan bahwa percepatan harus dilakukan tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan. Meski diminta dipercepat, seluruh pihak mulai dari OPD, konsultan, hingga pelaksana pekerjaan harus kompak dan maksimal memanfaatkan waktu yang ada. 

"Tentu tidak ada yang sempurna. Kegiatan yang dipersiapkan dengan baik saja masih ada kekurangan dan keterbatasan. Apalagi dikerjakan dengan serampangan, dengan waktu yang terbatas. Jadi diperlukan strategi, baik percepatan maupun kekompakan dan soliditas yang terlibat didalamnya," imbuhnya. 

Selain itu dia mengingatkan bahwa proyek fisik yang nantinya akan diaudit dan diperiksa. Sehingga jika ada temuan akan menjadi risiko bagi pelaksana proyek, bahkan bisa saja naik ke ranah hukum. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved