Aspal Jalan Sajingan Besar-Temajuk Longsor, Polisi Pasang Rambu-rambu Keselamatan

"Polsek Sajingan Besar memperbaiki dan pemasangan tanda rambu-rambu di area tanah longsor, mengakibatkan badan jalan akses utama menuju aruk-temajuk a

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Kapolsek Sajingan Besar Iptu Edy Sutrisno bersama anggota dan sejumlah warga memperbaiki aspal jalan yang longsor di kilometer 51 Dusun Batang Air, Sajingan Besar. Polsek juga memasang rambu keselamatan pengendara jalan yang menghubungkan Wisata Temajuk, Senin 20 Januari 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Aspal badan jalan utama kilometer 51 Bukit Melintang Dusun Batang Air Desa Santaban, Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, longsor pada Minggu 19 Januari 2025.

Jalan berstatus Nasional menghubungkan Desa Sungai Bening Sajingan Besar dan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh itu longsor sempat menyulitkan akses kendaraan melintas.

Kapolsek Sajingan Besar Iptu Edy Sutrisno membenarkan longsor terjadi di kilometer 51 Bukit Melintang Dusun Batang Air. Pihaknya langsung terjun ke lokasi memperbaiki dan memasang rambu keselamatan.

"Polsek Sajingan Besar memperbaiki dan pemasangan tanda rambu-rambu di area tanah longsor, mengakibatkan badan jalan akses utama menuju aruk-temajuk ambruk," kata Iptu Edy Sutrisno.

DirLantas Polda Kalbar Lakukan Pengecekan Finishing Pengolahan lahan di Sajingan Besar Sambas

Dia menerangkan, bersama anggota Polsek dan warga setempat melaksanakan gotong royong memperbaiki dan pemasangan rambu-rambu di area tanah longsor.

"Di ketahui jalan tersebut adalah akses utama yang menghubungkan Sajingan Besar - Desa Temajuk Paloh," ungkapnya.

Dia menjelaskan, jalan tersebut mengalami longsor akibat intensitas hujan tinggi beberapa hari ini belakangan.

"Tanah yang longsor dikarenakan sisi kiri dan kanan jalan berada pada lereng bukit dan jurang dengan kedalaman mencapai 10 meter," katanya.

Tidak hanya itu, imbuh dia, tanah longsor terjadi karena kondisi badan jalan hasil timbunan galian C masih belum maksimal. 

"Kondisi terakhir jalan utama menuju Desa Sungai Bening Sajingan Besar -Desa Temajuk Paloh tersebut masih dapat dilintasi oleh masyarakat mengunakan kendaraan roda dua dan empat," ucapnya.

Namun jika tidak cepat dilakukan penanganan atau perbaikan kembali, jelas dia, maka dimungkinkan akses jalan sebagai jalan penghubung tersebut akan terputus. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved