TOPIK
Polisi Bunuh Anak Kandung
-
Dakwaan Primernya, terdakwa atas nama Petrus Bakus ini dengan sengaja dan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain
-
Agenda sidang perdana yakni pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang.
-
Petrus Bakus berada di RS Sungai Bangkong Pontianak selama dua pekan, saat ini yang bersangkutan sudah dibawa lagi ke polres Melawi untuk pemeriksaan.
-
Apakah langkah selanjutnya akan diterapi atau bagaimana itu tergantung putusan hakim.
-
Saya mengecam betul peristiwa seperti itu, orang tua yang seharusnya melindungi anak tersebut, malah orangtua kandung yang melakukan hal tersebut.
-
seharusnya orangtua bertugas untuk melindungi dan membina anaknya, bukan malah melukai dan bahkan menghabisi
-
Polres Melawi menggelar proses rekontruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan oleh tersangka Brigadir PB (Petrus Bakus).
-
Makanya untuk psikolog ini tengah kita upayakan. Karena memang kita belum memiliki tenaga psikolog
-
10-15 menitlah ngobrol. Sebelumnya belum tahu kalau kasus. Setelah ada anggota barulah tahu saya
-
Kita juga berikan doa, agar ibu Windri bisa bangkit dari serta bisa kembali beraktivitas
-
Jadi kemarin kita sepakati kita lakukan pemeriksaan tambahan dan pemeriksaan ulang, dengan materi pertanyaan yang sama
-
Posisi penasihat hukum bukan membenarkan tindakan atau perbuatan tersangka
-
Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap kedua anak kandungnya oleh Brigader Petrus Bakus semakin menunjukkan titik terang.
-
Untuk mengungkap seluruh kejadian ini, seluruh alat bukti sudah diperoleh dan diperiksa dan sudah dilakukan autopsi
-
Kapolda Kalbar bersama jajarannya menggelar konfrensi pers terkait kasus pembunuhan yang dilakukan oknum anggota Sat Intelkam Polres Melawi.
-
Pada hal jarak TKP dengan Rumah Dinas Kapolres Melawi sekitar 50 meter. Namun disayangkan, peristiwa itu tidak bisa dicegah atau diantisipasi.
-
Sesuai keterangan saksi dalam berita acara. Korban dibunuh baru kemudian dimutilasi
-
Windri yang tampak mengenakan jaket sport hitam, serta kerudung hitam dan masker, tampak masih lemah dan ditemani dua Polwan.
-
Pra rekontruksi ini dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimum Polda Kalbar AKBP Supriadi
-
Hanya memang pihaknya masih takut untuk bertanya-tanya apalagi yang aneh-aneh kepadanya
-
Tersangka kata Kapolres memang tidak dibekali senjata api, bukan karena tidak lulus tes psikologi.
-
Wiendry, saat ini sedang istirahat di rumah abang iparnya.
-
Pantauan tribunpontianak.co.id belum ada pihak kepolisian yang direncanakan akan melakukan pra rekonstruksi.
-
Kedua korban itu anak laki-laki berinisial Fabian berusia 4 tahun dan anak perempuan berinisial Amora yang usianya 3 tahun.
-
Selama tiga tahun disana dia tak pernah berbuat di luar norma. Dia dikenal anak yang periang dan pintar. Eksak dia bagus. Olahraganya itu basket.
-
Karena untuk pemeriksaan terhadap pelaku belum di lakukan, sebab saat di interview atau diajak ngobrol dia masih mengambang.
-
Wiendry masih dalam kondisi lemah, terkadang masih sering mengingat kedua anaknya.
-
Menurutnya selama ini pelaku merupakan polisi yang baik.
-
Pemakaman inipun mendapat simpatik sejumlah warga, yang turut salat hingga ke pemakaman.
-
Kasus mutilasi ini hanya bagian kecil dari sejumlah kasus sadis yang dilakukan para polisi lapisan bawah sejak beberapa tahun terakhir.