TOPIK
Cuaca Ekstrem Kalbar
-
Nasir memastikan, proses sterilisasi jalan gang tersebut berjalan lancar sehingga aktivitas mobilitas masyarakat tidak terganggu lama.
-
Pihak BMKG mengakui bahwa munculnya fenomena squall line pada malam hari tersebut berada di luar prakiraan rutin harian.
-
Sementara itu, berdasarkan analisis hujan dasarian I atau periode 1 hingga 10 April, curah hujan di wilayah Kalbar masih tergolong normal
-
Kabupaten Landak menjadi satu-satunya wilayah yang berstatus Siaga dengan warna Orange pada 9 Januari 2026.
-
Tak hanya di Kabupaten Kubu Raya saja, di waktu yang sama 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat juga berpotensi terjadinya hujan dengan
-
"Mewaspadai wilayah-wilayah yang diperkirakan memiliki risiko rawan bencana banjir banjir rob, banjir bandang, cuaca ekstrem, dan tanah
-
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, namun harus tetap mewaspadai keadaan yang mungkin saja terjadi saat air mulai tinggi.
-
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan
-
Gunawan menjelaskan, berkenaan kesiapsiagaan menghadapi bencana, juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak
-
Sekolah diminta memastikan saluran air atau drainase yang tersumbat segera dibersihkan agar aliran air kembali lancar dan tidak menimbulkan genangan.
-
Kombinasi kondisi hujan lebat dan pasang air laut maksimum tersebut, berpotensi menimbulkan dampak yang dapat mengganggu aktifitas
-
"BPBD menyiagakan personil TRC di titik-titik yang berpotensi banjir rob dan pasang tinggi sejak tanggal 6 kemarin," ujarnya saat dikonfirmasi
-
Sementara pada 9 Desember, potensi hujan lebih terfokus di wilayah Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, dan Kubu Raya.
-
Selain itu, menurutnya, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki sekitar 60 persen daerah kepulauan cukup rentan terhadap
-
Junetra menjelaskan, sejak hari pertama operasi pada 20 November, tim SAR gabungan terus berjibaku di lapangan.
-
Berdasarkan data BMKG Kalbar, kondisi tersebut perlu untuk diwaspadai terutama pada periode 22 hingga 27 November 2025.
-
Imbauan itu merujuk dari sejumlah kerusakan yang terjadi ke rumah warga akibat angin kencang pada Rabu 12 November 2025 lalu.
-
"Waspada terhadap potensi yang mungkin saja terjadi karena dapat disertai kilat dan petir juga angin kencang berdurasi singkat," ujarnya.
-
Kondisi tersebut diperkirakan dapat menyebabkan banjir kategori rendah, serta meningkatkan risiko banjir ROB di wilayah pesisir.
-
Di antara wilayah terdapat, terdapat tiga Kabupaten yang menjadi sorotan dan perlu untuk diwaspadai.
-
"Masih adanya potensi pertumbuhan awan cumulonimbus dan menyebabkan masih adanya potensi angin kencang seminggu ke depan,"
-
Ia menambahkan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Mempawah mulai memasuki musim
-
Ia menambahkan, pemerintah bisa memberikan arahan terhadap kondisi tertentu, jika potensi hujan ini terus-menerus apalagi beberapa
-
“BPBD Provinsi Kalbar mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk menetapkan status siaga bencana banjir agar penanganan dapat lebih
-
"Potensi hujan sedang hingga lebat juga masih berpeluang terjadi hampir di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat," ujar Tika
-
"Iya benar ada angin kencang dan hujan lebat kemarin sekitar pukul empat sore," ungkap Uun, Sabtu 9 Agustus 2025.
-
Ia menduga, penyebab utama angin kencang ini terjadi karena terbentuknya awan cumulonimbus yang berkembang cepat saat suhu permukaan
-
“Turunnya hujan dalam dua hari terakhir membantu mengurangi jumlah titik panas di Kalimantan Barat,” ujar Fitri.
-
“Saya minta masyarakat untuk waspada menghadapi cuaca yang sangat ekstrem saat ini, yang sudah mulai masuk ke kondisi kemarau,”
-
"Kemarin, curah hujan ada cuman istilahnya turunnya kecil, tidak besar, kemarin waktu bulan lima ada curah hujan cukup besar," ungkap Sufian.