Cuaca Ekstrem Kalbar

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Kayong Utara Pantau Empat Wilayah Pesisir

"BPBD menyiagakan personil TRC di titik-titik yang berpotensi banjir rob dan pasang tinggi sejak tanggal 6 kemarin," ujarnya saat dikonfirmasi

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BANJIR ROB - Kondisi Jalan Veteran saat terendam banjir rob yang berada di Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Minggu 7 Desember 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Fathul Bahri, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah antisipatif sejak 6 Desember.
  • Adapun wilayah yang menjadi fokus pemantauan meliputi beberapa kecamatan pesisisr seperti Kecamatan Sukadana, Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Teluk Batang, dan Kecamatan Pulau Maya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 7 hingga 9 Desember 2025.

Peringatan ini merujuk pada Surat resmi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio terkait pengaruh Equatorial Rossby, Cold Surge, dan pola sirkulasi atmosfer yang dapat memicu hujan sedang hingga lebat, petir, angin kencang, hingga pasang air laut maksimum.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir, banjir rob, genangan, longsor, serta gelombang laut yang diperkirakan mencapai 1,25–2,50 meter di wilayah perairan Kayong Utara.

Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Fathul Bahri, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah antisipatif sejak 6 Desember.

‎Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Miskin, Kayong Utara Kembangkan Posbankum Desa

"BPBD menyiagakan personil TRC di titik-titik yang berpotensi banjir rob dan pasang tinggi sejak tanggal 6 kemarin," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Pontianak, Minggu 7 Desember 2025.

Adapun wilayah yang menjadi fokus pemantauan meliputi beberapa kecamatan pesisisr seperti Kecamatan Sukadana, Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Teluk Batang, dan Kecamatan Pulau Maya. 

Fathul juga mengimbau warga yang tinggal di wilayah pesisir untuk terus mengikuti informasi cuaca resmi agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi yang terjadi dengan cepat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat, petir, atau angin kencang. Masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut juga diharapkan berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan pasang maksimum," ujarnya.

Selain itu masyarakat juga di minta untuk terus memantau perkiraan cuaca yang dirilis BMKG, Fathul juga mengingatkan warga untuk melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.

"Amankan barang-barang penting dan pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat. Segera laporkan bila terjadi keadaan darurat bencana di wilayah Anda," tegasnya.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, BPBD juga mengajak seluruh pihak di tingkat desa dan kecamatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama.

"Kami mengajak Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh unsur muspika untuk bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah rawan banjir, angin puting beliung, tanah longsor, serta ancaman gelombang tinggi dan banjir rob," tambah Fathul. 

BPBD menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan cuaca, memeriksa kondisi wilayah rawan, dan siap merespons cepat apabila terjadi kondisi darurat di wilayah Kayong Utara. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved