Cuaca Ekstrem Kalbar

Sikapi Prediksi Cuaca Ekstrem di Kapuas Hulu, BPBD Surati Camat

Gunawan menjelaskan, berkenaan kesiapsiagaan menghadapi bencana, juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
CUACA EKSTREM - Cuaca mendung di wilayah Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 9 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa hari terakhir wilayah Kapuas Hulu dilanda hujan, dan terlihat debit air sungai Kapuas meninggi. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala BPBD Kapuas Hulu, Gunawan menyampaikan bahwa, saat ini berdasarkan prediksi dari BMKG curah hujan dan cuaca ekstrem di Kapuas Hulu sangat tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.
  • Kita telah mengindentifikasi daerah-daerah yang rawan banjir berdasarkan kejadian sebelumnya, dan sudah disampaikan ke pihak kecamatan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, telah melaksanakan kesiapsiagaan terhadap bencana alam seperti, banjir dan tanah longsor, wilayah Kapuas Hulu.

Kepala BPBD Kapuas Hulu, Gunawan menyampaikan bahwa, saat ini berdasarkan prediksi dari BMKG curah hujan dan cuaca ekstrem di Kapuas Hulu sangat tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.

"Kita telah mengindentifikasi daerah-daerah yang rawan banjir berdasarkan kejadian sebelumnya, dan sudah disampaikan ke pihak kecamatan," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 9 Desember 2025.

Gunawan menjelaskan, berkenaan kesiapsiagaan menghadapi bencana, juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, mengenai informasi mitigasi bencana banjir.

BPBD Sambas Catat 30 Desa Terjadi Banjir Rob, Segera Tetapkan Siaga Darurat Bencana

"Kita juga sampaikan terkait upaya-upaya, yang akan dilakukan, bila nanti terjadi bencana untuk meminilisir dampak yang mungkin terjadi nantinya," ucapnya.

Warga juga diimbau, apabila terjadi bencana banjir, agar masyarakat utamakan keselamatan jiwa, terutama menjaga anak-anak yang belum bisa berenang, listrik, binatang buas, maupun yang lainnya.

"Mitigasi banjir dilakukan untuk mengurangi resiko atau minilisir dampak dari bencana banjir, agar masyarakat ketika melakukan diluar ruangan, supaya lebih berhati-hati, dalam menghadapi curah hujan dan cuaca ekstrem, yang berpotensi menimbulkan bencana," ujarnya.

Selain itu juga, warga diingatkan agar menghindari dari daerah-daerah rawan bantingsor, dan ketika terjadi bencana banjir, utamakan keselamatan anggota keluarga. 

"Kita maksimalkan pada saat kejadian, tentunya bekerja dengan berbagai pihak, dalam Upaya evakuasi dilapangan, nanti akan menyiapkan posko banjir seperti yang biasa kita lakukan," ungkapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved