Cuaca Ekstrem Kalbar

Landak Satu-satunya Wilayah di Kalbar Berstatus Siaga, Apa Artinya?

Kabupaten Landak menjadi satu-satunya wilayah yang berstatus Siaga dengan warna Orange pada 9 Januari 2026.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BMKG
LANDAK STATUS SIAGA - Tabel peringatan dini cuaca tiga harian Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Landak masuk kategori Siaga pada tanggal 9 Januari 2026, besok. Apa arti status Siaga di Kabupaten Landak? 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Landak satu-satunya wilayah berstatus Siaga, diprediksi hujan lebat–sangat lebat.
  • 14 kabupaten/kota lain di Kalbar masih berpotensi hujan sedang–lebat, namun hanya berstatus Waspada.
  • Dampak yang diantisipasi banjir bandang, tanah longsor di daerah perbukitan, serta gangguan aktivitas masyarakat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat merilis tabel peringatan dini cuaca hingga 10 Januari 2026.

14 Kabupaten/Kota di Kalbar berpotensi diterjang hujan lebat.

Menariknya, Kabupaten Landak menjadi satu-satunya wilayah yang berstatus Siaga dengan warna Orange pada 9 Januari 2026.

Lantas apa artinya?

Arti Status Siaga Kabupaten Landak

Status siaga yang disematkan ke Kabupaten Landak itu memiliki arti bahwa daerah itu berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Status Siaga berarti risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air lebih tinggi dibanding wilayah lain yang hanya berstatus Waspada.

Daftar Wilayah Indonesia Terancam Cuaca Ekstrem Pada 8-9 Januari 2026 Menurut BMKG

Arti Status Peringatan BMKG

BMKG menggunakan kategori peringatan dini cuaca:

Waspada (kuning) = potensi hujan sedang hingga lebat, dampak terbatas.

Siaga (orange) = potensi hujan lebat hingga sangat lebat, risiko bencana lebih besar, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Awas (merah) = kondisi ekstrem, dampak bencana sangat tinggi, perlu langkah darurat segera.

BPBD Kalbar Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir Rob

BMKG Kalbar Imbau Warga Waspada

Prakirawan BMKG Supadio (Kalbar), Reny Shahputri mengimbau kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang mungkin saja terjadi.

"Kami mengimbau untuk tetap mewaspadai potensi-potensi yang mungkin saja terjadi seperti banjir dan longsor," katanya.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar masyarakat Kalbar dapat lebih meningkatkan kehati-hatiannya saat melakukan aktivitas di luar rumah.

"Terutama bagi yang hendak bepergian melalui perjalanan darat, laut, dan udara. Kemudian perlu juga waspada terhadap kondisi cuaca di sekitar tempat wisata," pungkasnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved