Cuaca Ekstrem Kalbar
Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Imbau Nelayan Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Melaut
Selain itu, menurutnya, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki sekitar 60 persen daerah kepulauan cukup rentan terhadap
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Kami mengimbau kepada para nelayan untuk berhati-hati ketika akan melaut, karena memang di bulan Desember ini cuaca relatif ekstrem, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh BMKG Kalimantan Barat.
- Selain itu, menurutnya, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki sekitar 60 persen daerah kepulauan cukup rentan terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama curah hujan lebat yang dapat memicu banjir di wilayah pesisir dan mengancam keselamatan para nelayan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin mengimbau masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, untuk lebih waspada dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada penghujung 2025.
Imbauan ini disampaikan menyusul kabar seorang nelayan yang diduga tenggelam di perairan Sepok Mengkalang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat 5 Desember 2025, pagi.
"Kami mengimbau kepada para nelayan untuk berhati-hati ketika akan melaut, karena memang di bulan Desember ini cuaca relatif ekstrem, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh BMKG Kalimantan Barat," imbuhnya.
• Perahu Nelayan Diduga Tenggelam di Perairan Sepok Mengkalang Kubu Raya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Selain itu, menurutnya, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki sekitar 60 persen daerah kepulauan cukup rentan terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama curah hujan lebat yang dapat memicu banjir di wilayah pesisir dan mengancam keselamatan para nelayan.
“Sesuai dengan imbauan dari BMKG Kalbar di penghujung tahun 2025 ini, kita harus memitigasi kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Kalimantan Barat, terutama di Kabupaten Kubu Raya. Dengan komposisi wilayah kita yang sebagian besar berupa kepulauan, tentu dampaknya sangat riskan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tingginya curah hujan pada Desember berpotensi menimbulkan gelombang tinggi, arus kuat, serta cuaca buruk yang dapat membahayakan aktivitas melaut.
Karena itu, dirinya mengingatkan agar para nelayan selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum berangkat ke laut.
"Kami juga mengingatkan kepada pemerintah desa dan pihak terkait untuk meningkatkan sosialisasi dan kesiapsiagaan, termasuk memastikan jalur evakuasi dan fasilitas darurat dapat berfungsi dengan baik jika terjadi banjir atau bencana lainnya," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Wakil Ketua DPRD
DPRD Kubu Raya
Cuaca ekstrem
Jainal Abidin
Kubu Raya
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Jumat 5 Desember 2025
| BMKG Prediksi Kalbar Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat Sepekan ke Depan |
|
|---|
| Landak Satu-satunya Wilayah di Kalbar Berstatus Siaga, Apa Artinya? |
|
|---|
| Sebagian Besar Wilayah Kalbar Berpotensi Hujan Ringan Hingga Lebat Sampai Malam Pergantian Tahun |
|
|---|
| Potensi Gelombang Tinggi, Pemkab Sambas Terbitkan Imbauan Antisipasi Kesiapsiagaan Bencana |
|
|---|
| Waspada Fenomena Fase Bulan Baru Sebabkan Air Laut Meningkat di Wilayah Pesisir Kalimantan Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jainal-Abidin435rtewfre.jpg)