Hadiri Wisuda Tahfidz, Wabup Amru Tekankan Pentingnya Generasi Qurani

Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari yang memberikan apresiasi terhadap perkembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Kayong Utara.

Tayang:
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
WISUDA TAHFIDZ - Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari saat memberikan sambutan pada kegiatan Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Kelas IX Angkatan V SMP IT Pondok Pesantren Baitul Quran Sukadana di Cafe Biva Sukadana, Senin 25 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang religius dan berkarakter. 

Ringkasan Berita:
  • ‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari yang memberikan apresiasi terhadap perkembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Kayong Utara.
  • ‎‎‎Di hadapan para santri, orang tua, dan dewan guru, Amru menilai keberhasilan pondok pesantren melahirkan puluhan penghafal Al-Qur’an menjadi modal penting dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman.

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Kelas IX Angkatan V SMP Islam Terpadu Pondok Pesantren Baitul Quran Sukadana yang berlangsung di Cafe Biva Sukadana, Senin 25 Mei 2026. 

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari yang memberikan apresiasi terhadap perkembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Kayong Utara.
‎‎
‎Di hadapan para santri, orang tua, dan dewan guru, Amru menilai keberhasilan pondok pesantren melahirkan puluhan penghafal Al-Qur’an menjadi modal penting dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman.

‎"Atas nama pimpinan dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, kami mengucapkan selamat kepada anak-anakku sekalian yang hari ini diwisuda. Selamat juga kepada bapak dan ibu sebagai orang tua santri, serta kepada Pondok Pesantren Baitul Quran yang hari ini kembali mencatatkan prestasi dengan mewisuda lebih dari 60 santri pada angkatan kelima ini," ujar Amru.

‎Ia menyebut pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Baca juga: Pemkab Kayong Utara Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Jelang MTQ Kalbar 2026

‎Amru juga menegaskan bahwa nilai religius menjadi bagian utama dalam arah pembangunan Kabupaten Kayong Utara.

‎"Visi kami tentang Kayong Utara yang religius, sehat, cerdas, dan sejahtera merupakan rangkaian pemikiran bagaimana memajukan daerah ini. Kata religius kami tempatkan pada bagian awal visi karena kehidupan keagamaan tidak bisa dilepaskan dari sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat," jelasnya.

‎Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis agama harus terus diperkuat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

‎Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini masih menjadi tantangan dalam memberikan dukungan lebih maksimal terhadap pengembangan pendidikan keagamaan.

‎"Tahun 2025 ketika kami dilantik, kami langsung dihadapkan pada kondisi efisiensi anggaran. Harapan di tahun 2026 membaik, tetapi kenyataannya anggaran kita kembali berkurang cukup besar," katanya.

"Namun saya kira hal ini jangan membuat kita berlarut-larut. Semangat para orang tua, ustaz dan ustazah, serta anak-anak kita harus terus didorong demi kemajuan pendidikan keagamaan," Pungkasnya. 

Mengenal Apa Itu Wisuda Tahfidz

Bagi sebagian masyarakat awam, istilah tahfidz mungkin sudah sering terdengar, namun apa sebenarnya esensi dari aktivitas keagamaan ini?

Secara Bahasa:

Kata tahfidz berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk masdar dari kata haffadza, yang berarti "menghafalkan" atau "menjaga".

Secara Istilah:

Tahfidz Al-Qur'an adalah proses sadar dan terstruktur untuk meresapkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ke dalam ingatan, sehingga seseorang mampu melafalkannya kembali secara lancar tanpa melihat mushaf (teks tertulis).

Esensi Wisuda Tahfidz:

Dengan demikian, Wisuda Tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan biasa.

Acara ini merupakan bentuk pengukuhan dan penghargaan tertinggi bagi para santri (tahfidz/tahfidzah) yang telah berhasil menyelesaikan target hafalan mereka, baik sebagian juz maupun keseluruhan 30 juz, dengan tajwid dan makhraj yang benar. 

Tiga Aspek Penting dalam Tahfidz

Menghafal Al-Qur'an bukan sekadar mengingat susunan kata, melainkan melibatkan tiga aspek utama yang saling berkaitan:

Kelancaran (Hifzh):

Melekatkan ayat demi ayat ke dalam memori bawah sadar agar bisa diucapkan kapan saja tanpa ragu.

Ketepatan Hukum Bacaan (Tajwid & Makhraj):

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved