DPRD Sintang Desak Pertamina Atasi Kelangkaan BBM di Serawai–Ambalau
Rudy menambahkan, terakhir SPBU di Ambalau menyalurkan Pertalite pada 13 Februari 2026. Dampaknya, harga Pertalite di Serawai melonjak
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, menegaskan bahwa kelangkaan BBM di wilayah hulu sudah sangat memprihatinkan.
- Menurutnya, berbagai kendala seperti musim kemarau dan masalah angkutan seharusnya bisa dicarikan solusi jika ada komitmen bersama.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sintang di Jalan MT Haryono, Kamis 19 Februari 2026.
Kedatangan wakil rakyat bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Sintang ini untuk menyampaikan keluhan masyarakat Kecamatan Serawai dan Ambalau yang kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM).
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, menegaskan bahwa kelangkaan BBM di wilayah hulu sudah sangat memprihatinkan.
Menurutnya, berbagai kendala seperti musim kemarau dan masalah angkutan seharusnya bisa dicarikan solusi jika ada komitmen bersama.
• Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman adalah Anugerah, Harus Dijaga Bersama
“Masalah kemarau, masalah angkutan, semuanya ada solusi kalau ada niat. Jangan hanya memikirkan suplai di kota saja. Di kecamatan juga langka. Masyarakat Serawai dan Ambalau terpaksa membeli BBM dengan naik taksi ke Sintang karena tidak ada suplai ke wilayah mereka,” tegas Santosa.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Sintang, Rudy Andreas. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini BBM belum masuk ke Kecamatan Serawai, sementara di Ambalau baru menerima tiga tangki atau sekitar 24 kiloliter Pertalite yang harus mencukupi dua kecamatan.
“Persoalannya jelas, angkutan harus menggunakan ponton dan kondisi kemarau memperparah situasi. Kami minta dibantu soal transportir. Jangan sampai ada monopoli. SPBU yang tidak punya transportir sendiri juga harus mendapat keadilan,” ujarnya.
Rudy menambahkan, terakhir SPBU di Ambalau menyalurkan Pertalite pada 13 Februari 2026. Dampaknya, harga Pertalite di Serawai melonjak hingga Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per liter.
“Kami mohon agar suplai BBM ke Serawai dan Ambalau segera dipikirkan dan direalisasikan supaya masyarakat bisa mendapatkan BBM dengan harga wajar,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Sales Branch Manager (SPG) Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sintang, Bisma, memastikan pihaknya akan segera mengirimkan BBM ke Serawai dan Ambalau.
“Kami upayakan segera kirim BBM, khususnya Pertalite. Rencananya besok dikirim dengan pasokan 16 kiloliter yang diambil dari Pontianak untuk Serawai dan Ambalau. Perjalanan kemungkinan memakan waktu sekitar dua hari,” jelas Bisma.
Ia mengakui, pengaturan transportir menjadi perhatian serius agar distribusi lebih adil. Menurutnya, stok BBM di Depot Pertamina Sintang saat ini menipis akibat kendala distribusi.
Bisma menjelaskan, kapal tugboat pengangkut BBM hanya mampu mencapai Sanggau dan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Sintang karena pendangkalan Sungai Kapuas akibat turunnya debit air saat musim kemarau.
Kondisi ini memaksa sejumlah SPBU di Sintang mengambil pasokan BBM menggunakan mobil tangki dari Pontianak.
“Distribusi BBM di wilayah Sintang, Sanggau, Melawi, Kapuas Hulu, dan Sekadau memang mengalami hambatan. Kami sudah mencari berbagai alternatif, termasuk bongkar muat dari kapal ke mobil tangki. Pasokan dari Integrated Point Pontianak juga sudah kami tambah dengan mengerahkan sekitar 80 mobil tangki ke wilayah hulu,” jelasnya.
Anggota DPRD Sintang
DPRD Sintang
Kecamatan Serawai
Serawai
Ambalau
Sungai Ambalau
Kecamatan Ambalau
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kamis 19 Februari 2026
Sintang
Kalbar
Kalimantan Barat
| Menelusuri Taman Hutan Kota Teluk Akar Bergantung di Ketapang, Keindahan di Tepi Sungai Pawan |
|
|---|
| Wali Kota Edi Kamtono Siapkan Konsep Baru Pasar di Pontianak |
|
|---|
| Polda Kalbar Gelar Bakti Sosial di Panti Catur Dharma Yatim Pepabri Peringati Hari Kartini |
|
|---|
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pertamina-Patra-Niaga-2435ewr.jpg)