BPBD Mempawah Latih Anak Usia Dini Hadapi Bencana Lewat Simulasi Edukatif

kegiatan tersebut menjadi salah satu inovasi pembelajaran kebencanaan untuk anak-anak sebagai bagian dari edukasi sejak dini.

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ramadhan
TANGGAP BENCANA - Suasana Taman Teratai berubah menjadi arena pembelajaran menyenangkan ketika ratusan anak usia dini dari TK dan PAUD se-Kabupaten Mempawah mengikuti Simulasi Tanggap Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Jumat 21 November 2025 pagi. Kegiatan ini ditutup dengan sesi interaktif foto bersama petugas BPBD dan demonstrasi alat pemadam kebakaran mini, yang menjadi momen paling ditunggu peserta 

Beberapa tampak bersemangat mengikuti arahan, sementara yang lain terlihat penasaran sambil memperhatikan alat-alat darurat yang ditunjukkan oleh petugas.

Kepala TK Negeri Pembina Mempawah Hilir, Siti Musarafah, mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman edukatif yang berbeda dan sangat bermanfaat bagi anak usia dini.

"Ini pengalaman belajar yang luar biasa bagi anak-anak. Mereka bukan hanya mendengar, tetapi juga mengalami langsung simulasi dengan cara yang aman dan menyenangkan," ujarnya.

TANGGAP BENCANA - Ratusan anak usia dini dari TK dan PAUD se-Kabupaten Mempawah tampak antusias mengikuti Simulasi Tanggap Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Jumat 21 November 2025. Berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin agar semakin banyak anak mampu memahami langkah penyelamatan diri sejak dini.
TANGGAP BENCANA - Ratusan anak usia dini dari TK dan PAUD se-Kabupaten Mempawah tampak antusias mengikuti Simulasi Tanggap Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Jumat 21 November 2025. Berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin agar semakin banyak anak mampu memahami langkah penyelamatan diri sejak dini. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ramadhan)

Ia menilai metode pembelajaran berbasis simulasi sangat efektif untuk usia dini karena dikemas dalam bentuk permainan yang mudah dipahami.

"Pendekatan seperti ini sangat sesuai dengan karakter belajar anak. Mereka belajar melalui pengalaman dan kegiatan langsung, sehingga pesan kesiapsiagaan bencana dapat tersampaikan dengan baik," tambahnya.

Siti berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin agar semakin banyak anak mampu memahami langkah penyelamatan diri sejak dini. 

Orangtua Beri Apresiasi
Satu orangtua murid, Erlina Utari, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya terhadap kegiatan edukasi tersebut.

"Terima kasih untuk BPBD atas kegiatan yang bisa mengedukasi anak-anak untuk menanggulangi bencana, seperti di air, kemudian api, dan lainnya," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bermanfaat, tetapi juga menyenangkan bagi anak-anak karena dikemas dengan pendekatan bermain.

"Dengan edukasi ini anak-anak dapat lebih ceria, lebih senang, karena ada mandi air bersama teman-teman. Pokoknya terima kasih," tambahnya dengan antusias.  

 - Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved