TOPIK
Pembunuhan di Melawi
-
Ada empat orang saksi yang dihadirkan dalam reka adegan pembunuhan yang menghebohkan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh
-
Kepada Tribun Pontianak, Juwandi atau Iwan suami korban Wita menuturkan hingga saat ini kondisi istrinya kian membaik.
-
“Hukuman berlapis. Maksimal 20 penjara,” kata Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi.
-
Dia itu sudah bertahun-tahun ikut saya jual sapi dan jual motor, kalau lebaran dia pun saya belikan pakaian baru
-
Satreskrim Polres Melawi juga mengamankan barang bukti berupa besi sock motor dan pakaian.
-
Kemudian datang ke rumah Iwan berniat mengambil BPKB yang digadaikan dan sudah terlunasi.
-
Penangkapan terhadap tersangka inisial D berkat kesaksian korban Wita, ibu kedua korban meninggal, yang saat ini masih dirawat di RSUD dr Soedarso...
-
Penganiayaan berujung pembunuhan sadis itu terjadi, Senin (17/2/2020) sekira pukul 18.30 WIB.
-
Sehari sebelumnya, Wita menjalani operasi di bagian kepalanya akibat penganiayaan yang di alaminya.
-
Korban meninggal dunia bernama Syandi Purwanto dan Syifa, sementara korban kritis merupakan ibu kedua korban bernama Wita.
-
Korban tewas bernama Syandi Purwanto dan Syifa, sementara korban kritis merupakan ibu kedua korban bernama Wita.
-
Kepala ruangan PPT, Syarif Abdurrahim mengatakan pihaknya sudah memberikan tindakan medis terhadap korban.
-
Selain itu ada 5 barang bukti terkait dengan kasus tersebut yang di amankan yakni besi As Shock sepeda motor,
-
Operasi di mulai tadi sore, sekitar pukul 15.00 WIB, sampai sekarang belum selesai.
-
Keduanya tewas bersimbah darah di dapur. Sementara ibu korban juga mengalami luka parah. Kondisinya kritis.
-
Pembantaian terhadap satu keluarga ini juga membuat ibu dari dua bersarudara mengalami luka cukup parah dengan kondisi kritis.
-
Kapolres juga meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang provokatif.
-
Kapolres berharap, masyarakat tidak perlu khawatir dan cemas, meskipun pelakunya belum kami tangkap.
-
Dua bersaudara, Sandi dan Syifa ditemukan tewas bersimbah darah di dapur rumahnya di Gang Keluarga pada Senin malam kemarin.
-
Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Primas Dryan Maestro saat dikonfirmasi Tribun Pontianak membenarkan peristiwa itu.