Pembunuhan di Melawi

Dijerat Pasal Berlapis, Tersangka Pembunuhan di Melawi Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Satreskrim Polres Melawi juga mengamankan barang bukti berupa besi sock motor dan pakaian.

Dijerat Pasal Berlapis, Tersangka Pembunuhan di Melawi Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
TRIBUN PONTIANAK/ Arbain
Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi menunjukan barang bukti sock sepeda motor yang digunakan tersangka untuk memukul tiga korbannya. Dua di antaranya tewas di lokasi kejadian, satu orang kritis dan dirawat di rumah sakit Soedarso Pontianak, Rabu (19/2/2020).  

SINTANG - Tersangka pembunuhan, D terhadap Sandi dan Syifa disankakan pasal berlapis atas perbuatannya yang menyebabkan nyawa dua anak melayang dan satu orang lagi kritis. 

Tersangka D disangkakan pasal tindak pidana pembunuhan dan atau penganiyaan dalam 80 ayat 3 UU RI nomor 35 tahun 2014  tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 1 dan 3 KUHP.

“Hukuman berlapis. Maksimal 20 penjara,” kata Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi

Kerja keras Polres Melawi dalam mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Sandi dan Syifa serta ibunya, Wita yang saat ini terbaring kritis di rumah sakit menurut Kapolres berkat kerjasama masyarakat.

Motif Pembunuhan di Melawi Terungkap, Berikut Pengakuan Tersangka

“Alhamdulillah, berkat kerjasama masyarakat dapat titik terang,” ujar AKBP Tris Supriadi.  

Kapolres memastikan, tindak pidana penganiayaan disertai pembunuhan ini dilakukan oleh pelaku tunggal, berdasarkan keterangan pelaku dan saksi kunci yang saat ini masih dirawat di RSUD Soedarso di Pontianak. 

Selain mengamankan tersangka, Satreskrim Polres Melawi juga mengamankan barang bukti berupa besi sock motor dan pakaian.

Tersangka kasus pembunuhan dua bersaudara di Melawi, D diapit dua anggota Polres Sintang, Rabu (19/2/2020).
Tersangka kasus pembunuhan dua bersaudara di Melawi, D diapit dua anggota Polres Melawi, Rabu (19/2/2020). 

“Sock motor ditemukan di atas kasur. Tersangka mengaku, setelah melakukan aksinya, keluar meninggalkan bb itu di atas kasur dan keluar melalui pintu depan,” ungkap  AKBP Tris Supriadi. 

Atas kejadian ini, Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Disamping kegiatan patroli Kepolisian, harus digiatkan dan ditingkatkan kembali, agar keamanan lingkungan dapat terjamin dan kejadian sekecil apapun dapat diketahui dengan cepat tanpa menimbulkan korban jiwa,” imbau  AKBP Tris Supriadi. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved