Pembunuhan di Melawi

Kronologi Pembantaian Dua Bersaudara hingga Tewas di Melawi, Bermula Minta BPKB dan Memukul Wita

Penganiayaan berujung pembunuhan sadis itu terjadi, Senin (17/2/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Tersangka pembunuhan dua bersaudara diapit anggota kepolisian saat press rilis di Mapolres Melawi, Rabu (19/2/2020) siang WIB. 

Kronologi Pembantaian Dua Bersaudara hingga Tewas di Melawi, Bermula Minta BPKB dan Memukul Wita

MELAWI - Satreskrim Polres Melawi akhirnya berhasil berhasil mengungkap pelaku pembunuhan sadis terhadap dua bersaudara, Sandi dan Syifa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Tersangkan inisial D (29) diamankan malam itu di lokasi kejadian.

Setelah memeriksa saksi kunci yaitu Wita, korban yang selamat dari pembantaian sadis itu.

Satreskrim kemudian melakukan gelar perkara dan menaikan status D dari terperiksa menjadi tersangka.

Beginilah Kondisi Terkini Korban Pembantaian Yang Selamat di Melawi Setelah Jalani Operasi

Penganiayaan berujung kematian itu terjadi, Senin (17/2/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, D bertemu dengan Iwan untuk meminta BPKB sepeda motor yang digadaikan sebesar Rp 5 juta rupiah kepada Iwan yang sudah lunas sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi meninjau korban dugaan penganiayaan dan pembunuhan di rumah sakit.
Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi meninjau korban dugaan penganiayaan dan pembunuhan di rumah sakit. 

Sekitar 10 menit mereka berbincang, Iwan kemudian dihubungi oleh Bambang perihal sapi.

Iwan lantas meninggalkan D dan pergi untuk melihat sapi.

Saat itu, di rumah hanya ada Wita istri Iwan dan kedua anaknya, Sandi dan Syifa.

Pelaku kemudian bertamu ke rumah Iwan.

Kepada Wita, pelaku meminta BPKB yang sudah lunas dikembalikan.

BPKB itu berada di kamar. Istri Iwan kemudian mengambilnya.

Setelah keluar dari kamar, pelaku memukul korban dengan besi shock motor.

“Korban mejerit. Pelaku kalap, kemudian memukul anak korban. Yang kecil juga dipukul karena pelaku panik dan kalap. Setelah itu pelaku keluar dari pintu depan,” ujar Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, Rabu (19/2/2020).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved