Bahkan, Kemenpora memberikan ruang bagi Kadiaporapar Kalbar untuk mempromosikan langsung program ini ke seluruh Dispora se-Indonesia.
Para penerima beasiswa tak hanya mendapatkan uang pendidikan Rp1 juta, tetapi juga akses premium Qara’a untuk melanjutkan perjalanan
SMKN 1 Marau di Desa Suka Karya dan SMPN 5 SATAP Marau di Desa Belaban menjadi dua sekolah yang tahun ini menerima bantuan CSR
“Kalau berangkat dari Pontianak jam 3 sore, biasanya tiba di Palangkaraya sekitar jam 5 atau 6 sore keesokan harinya,” jelas Bukhari.
Ia menambahkan, layanan ini dioperasikan setiap hari dengan kapasitas maksimal 34 kursi kelas eksekutif.
Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di Desa Pal IX dan sekitarnya dapat semakin meningkat.
Melalui lembar kerja yang bertahap, setiap siswa dapat belajar sesuai kecepatan dan kemampuannya sendiri.
Suasana semakin semarak dengan beragam persembahan seni seperti tarian daerah, tundang, pertunjukan olahraga karate dan taekwondo.
Ia menyoroti pentingnya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan penyakit infeksi menular yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
Sementara itu, Prof. Dr. Imam Suprayogo menekankan pentingnya peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Sidaq juga menyalurkan distribusi akbar paket sembako ke empat pondok pesantren.
APPSI akan berperan sebagai wadah sinergi nasional antardaerah dan jembatan komunikasi efektif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
di era yang serba digital saat ini, ide dan inovasi bukan hanya sekadar pemikiran,tetapi merupakan aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Seminar yang diikuti lebih dari 150 peserta ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang
Faisal menyampaikan bahwa Disdikbud Kalbar selama ini telah menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam penyusunan kurikulum.
Menurutnya, penanganan masalah keselamatan lalu lintas tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan harus melibatkan banyak stakeholder.
“Maka dari itu, pemda perlu melakukan inovasi dan memberikan stimulus kepada pihak swasta agar dapat menampung tenaga kerja baru,” tegasnya.
Bahkan lanjut Edi Kamtono, baik pendidikan ataupun layanan kesehatan yang dikelola dengan sentuhan hati bakal mudah maju dan berkembang.
Windy juga menekankan pentingnya kolaborasi Hexahelix untuk Membangun Citra dan Identitas “Wisata Emas Kalbar” sebagai wajah pariwisata daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.