Program MBG di Sambas Kalbar Melaju Pesat, 59 Dapur Gizi Berdiri hingga Wilayah Perbatasan
“Dari total 59 SPPG yang ada, sebanyak 57 SPPG sudah beroperasi secara aktif berjalan"
Penulis: Imam Maksum | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 59 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berdiri di Kabupaten Sambas dan 57 di antaranya sudah aktif beroperasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Bupati Sambas Satono menegaskan program MBG merupakan program strategis nasional yang terus dievaluasi dan diperkuat agar Kabupaten Sambas bisa menjadi daerah percontohan dalam pemenuhan gizi masyarakat dan generasi emas.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga Senin 25 Mei 2026, sebanyak 59 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berdiri dan 57 di antaranya sudah aktif beroperasi melayani masyarakat.
Perkembangan tersebut disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Sambas, Dzaki, saat rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sambas yang digelar di Rumah Dinas Bupati Sambas, Sabtu 23 Mei 2026.
Baca juga: Kelompok Tani di Munggu Lumut Kembangkan Jagung Manis Untuk Suplai Dapur MBG
Rakor yang berlangsung dalam suasana silaturahmi itu dipimpin langsung Bupati Sambas Satono selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Sambas.
Dzaki mengatakan, dua dapur SPPG lainnya ditargetkan mulai beroperasi penuh dalam bulan ini untuk menjangkau wilayah strategis di ujung utara Kabupaten Sambas.
“Dari total 59 SPPG yang ada, sebanyak 57 SPPG sudah beroperasi secara aktif berjalan"
"Sementara dua lainnya ditargetkan mulai berjalan bulan ini, khususnya di wilayah Temajuk dan Jawai Selatan,” ujarnya.
Baca juga: 15 Siswa SD Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, Korwil SPPG: Kami Masih Melakukan Pengecekan
Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari kepala SPPG, tenaga ahli gizi, hingga tim pendukung program MBG di lapangan.
Menurut Dzaki, keberadaan dapur SPPG menjadi bagian penting dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Sambas.
Sementara itu, Bupati Sambas Satono menegaskan, rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam memastikan program strategis nasional berjalan optimal di daerah.
“Program MBG ini merupakan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto"
"Karena itu, kita harus menjaga keberlangsungan dan kualitas pelaksanaannya di Kabupaten Sambas,” katanya.
Baca juga: 12 Fakta MBG Kalbar Serap Anggaran Rp16,8 M Perhari hingga Pekerja Diklaim Warga Miskin Desil 1-2
Satono menyebut forum tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus laporan perkembangan pengoperasian SPPG di seluruh wilayah Kabupaten Sambas.
“Selain mempererat silaturahmi, agenda ini menjadi langkah evaluasi konkret terhadap perjalanan pengoperasian SPPG di Kabupaten Sambas,” jelasnya.
Ia optimistis Kabupaten Sambas dapat menjadi daerah percontohan dalam implementasi program MBG melalui sinergi antara pemerintah daerah, Satgas MBG, dan para tenaga gizi di lapangan.
| Satbrimob Polda Kalbar Lakukan Sterilisasi jelang Malam Puncak Pekan Gawai Dayak Kalbar |
|
|---|
| Polres Singkawang Musnahkan 1,4 Kilogram Sabu, Wakapolres Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba |
|
|---|
| PLN Hadirkan Cahaya dan Harapan Rumah Ibu Mastur di Sambas |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Pastikan Raperda Pemajuan Kebudayaan Pontianak Sesuai Kaidah |
|
|---|
| Kuasa Hukum Korban Desak Proses Hukum Kedepankan Perlindungan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/MBG-Sambas-59-dapur-Satono-23243.jpg)