Bupati Karolin Tanam Padi Perdana di Lahan Program Cetak Sawah
Penanaman padi perdana dilakukan Kelompok Tani Semata Tani Andalan pada lahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Dusun Semata,
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Tanam perdana pada lahan program cetak sawah tahun 2025 yang diikuti Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa ini, menjadi awal baru bagi masyarakat di wilayah yang selama ini bergelut pada usaha perkebunan sawit tersebut.
- Karena hamparan lahan sawah seluas 16 hektare ini merupakan yang pertama di wilayah Dusun Semata.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Desa Temiang Sawi, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak pada Rabu 8 April 2026.
Tanam perdana pada lahan program cetak sawah tahun 2025 yang diikuti Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa ini, menjadi awal baru bagi masyarakat di wilayah yang selama ini bergelut pada usaha perkebunan sawit tersebut.
Karena hamparan lahan sawah seluas 16 hektare ini merupakan yang pertama di wilayah Dusun Semata.
Meski belum ditanam pada keseluruhan lahan, karena masih harus diolah lebih lanjut namun tanam perdana ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi warga.
Karolin mengatakan, banyak tantangan yang harus dihadapi karena pertanian padi sawah merupakan hal baru bagi masyarakat di wilayah perkebunan sawit tersebut.
"Tapi saya yakin bisa jika semua pihak mau bergotong-royong," ujar Karolin.
Disampaikannya masih ada beberapa kendala karena lokasi lahan yang sebelumnya hutan rawa yang baru dibuka. Seperti kondisi tanggul, pengairan, kemudian pematangan lahan.
Namun kelompok tani bekerja sama dengan pihak Credit Union (CU) untuk biaya penyewaan alat berat pembersihan lahan dengan skema cicil dari hasil panen nantinya.
"Para petani di sini baru belajar mau bersawah, tapi saya sangat senang melihat semangatnya," katanya.
Baca juga: Penantian Puluhan Tahun Berakhir, Listrik PLN Kini Terangi Desa Manggang di Landak
Karolin berharap, semangat warga tersebut bisa terus menjadi energi bagi mereka, hingga nati lahan sawah tersebut berhasil dan bisa mencukupi kebutuhan pangan keluarga.
Dengan potensi lahan yang ada tersebut, Karolin menyebut, pemerintah daerah akan mengusulkan pembangunan irigasi melalui Satker Kementerian Pertanian yang saat ini memiliki wewenang terkait irigasi.
Sementara Ketua Kelompok Tani Semata Tani Andalan, Nikolaus Supin, memastikan akan terus mengawal pembinaan warga yang baru bertani padi sawah tersebut.
"Saya mau mendedikasikan diri saya di tempat ini, membina petani, bertani, dan ini akan kita ke depannya terintegrasi pertanian, perikanan. Karena kita lihat airnya bagus, di sini juga saya akan tanam kelapa," jelasnya.
Supin mengatakan, skema pembiayaan melalui CU saat ini sudah dijalankan untuk mengelola lebih lanjut lahan yang saat ini masih harus dibersihkan dari sisa-sisa puing pepohonan. Termasuk membuat tanggul dan lain-lain.
Selain dirinya, petani lainnya juga ikut dalam skema pembiayaan tersebut untuk memastikan lahan yang sudah dibuka bisa ditanami padi dengan baik.
"Petani-petani lain juga, yang lahannya 0,3 hektare itu pinjam 5 juta, dicicil selama 60 bulan, 200 ribu," terangnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
| Sekda Buka Rapat Pembinaan dan Pengawasan Ormas, berikut Pesan yang Disampaikan |
|
|---|
| Wabup Juli Suryadi Buka Manasik Haji Mempawah 1447 H, Tekankan Pemahaman dan Kesiapan Jemaah |
|
|---|
| Ketua MUI Sambas Kecam Video Pornografi Beredar Luas, Ajak Masyarakat Lebih Hati-hati |
|
|---|
| Pengamat Nilai Kebijakan PJJ Belum Tepat, Soroti Risiko Learning Loss hingga Kebijakan Reaktif |
|
|---|
| Pemkab Kayong Utara Terapkan WFH, Sekda Ingatkan ASN Tetap Disiplin Bekerja dari Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/aten-Landak-pada-Rabu-8-April-2026.jpg)