Ketimpangan Anggaran Jadi Kendala, DPRD Sintang Respon Viralnya Jalan Rusak di Bedayan
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Tidak bisa sekaligus, harus bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, kondisi tersebut berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di wilayah pedalaman yang membutuhkan biaya besar dan penanganan khusus.
- Menurutnya, dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah harus melakukan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan dengan skala prioritas.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG -Viral kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang turut mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Sintang, Jimi Manopo. Ia menilai, persoalan utama di balik lambannya pembangunan infrastruktur adalah keterbatasan anggaran daerah.
Jimi menjelaskan, sejak lama pembangunan di Sintang dihadapkan pada tantangan besar karena luas wilayah yang sangat besar tidak sebanding dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Wilayah Sintang hampir setara dengan Jawa Barat, tetapi APBD kita tidak sampai Rp2 triliun. Sementara Jawa Barat memiliki APBD hingga sekitar Rp30 triliun. Jauh sekali kesenjangannya,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, kondisi tersebut berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di wilayah pedalaman yang membutuhkan biaya besar dan penanganan khusus.
• Keluhan Warga Viral, Pemkab Sintang Kirim Tim dan Alat Berat ke Bedayan
Menurutnya, dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah harus melakukan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan dengan skala prioritas.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Tidak bisa sekaligus, harus bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Jimi menegaskan, pihaknya di DPRD terus mendorong agar pembangunan infrastruktur di Sintang bisa lebih ditingkatkan, salah satunya melalui penguatan komunikasi dengan pemerintah pusat.
Ia juga menyebut dukungan dari pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan, termasuk melalui peran Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.
“Kita berharap ada perhatian lebih dari pusat. Dengan sinergi antara daerah dan pusat, persoalan infrastruktur di Sintang bisa ditangani secara bertahap,” pungkasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terkait kondisi jalan rusak yang viral di media sosial, yang kembali menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Jimi Manopo
Anggota DPRD Sintang
DPRD Sintang
Akses jalan rusak Kalimantan Barat
desak perbaikan jalan rusak
jalan rusak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Jumat 3 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Sintang
| Dukung Akuntabilitas Kinerja, Kemenkum Kalbar Optimalkan Penggunaan Aplikasi E-Monev |
|
|---|
| Agar Pernikahan Sah di Mata Hukum, Kemenkum Kalbar Perkuat Paralegal Posbankum di Seluruh Wilayah |
|
|---|
| Dampak Kenaikan LPG Pertamina! Rumah Makan di Pontianak Kalbar Mulai Tertekan |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Nilai Antisipasi Karhutla Sudah Perlu Dilakukan Sejak Dini Menjelang Kemarau |
|
|---|
| Kanit Binmas Polsek Kendawangan Gandeng Instansi Terkait Sampaikan Imbauan Cegah Karhutla pada Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Jimi-Manopo-56ygfhjg.jpg)