Wabup Sintang Tekankan Kehati-hatian Kelola Anggaran dan Pendataan Warga Miskin

Ia juga mengingatkan agar kepala desa tidak terpengaruh oleh tim sukses maupun orang-orang terdekat dalam pengambilan kebijakan anggaran. 

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BERI ARAHAN - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menekankan pentingnya integritas dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran desa. Ia mengingatkan agar para kepala desa tidak pernah menganggap anggaran yang dikelola sebagai milik pribadi. 
Ringkasan Berita:
  • Ia juga mengingatkan agar kepala desa tidak terpengaruh oleh tim sukses maupun orang-orang terdekat dalam pengambilan kebijakan anggaran. 
  • Setiap penggunaan dana, kata Ronny, harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menekankan pentingnya integritas dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran desa.

Ronny mengingatkan agar para kepala desa tidak pernah menganggap anggaran yang dikelola sebagai milik pribadi. 

Menurutnya, seluruh dana desa merupakan uang negara dan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan sesuai aturan.

“Tanamkan bahwa uang yang kita kelola adalah uang negara dan uang rakyat. Kalau itu dipahami, maka kita akan lebih hati-hati dan aman ke depannya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kepala desa tidak terpengaruh oleh tim sukses maupun orang-orang terdekat dalam pengambilan kebijakan anggaran. 

Progres Kopdes Merah Putih di Sintang Terus Berjalan, Lebih dari 30 Desa Bangun Gerai

Setiap penggunaan dana, kata Ronny, harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.

“Jangan sampai terpengaruh oleh tim sukses atau orang dekat. Semua anggaran harus dikelola dengan benar dan sesuai peraturan yang berlaku,” kata Ronny.

Selain itu, Florensius Ronny meminta kepala desa aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sintang apabila menghadapi persoalan di desa, terutama terkait fasilitas pelayanan dasar seperti sekolah dan pos kesehatan desa.

“Kalau ada sekolah atau poskesdes yang rusak, silakan sampaikan kepada kami. Jangan segan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.

Selain itu  Ronny juga menyoroti pentingnya pendataan warga desa yang hidup di bawah garis kemiskinan. 

Ia menyampaikan bahwa Bupati Sintang telah mengeluarkan surat edaran kepada camat dan pemerintah desa untuk melakukan pendataan secara akurat.

“Kami ingin data yang benar dari desa, berapa jumlahnya dan siapa saja. Dengan data itu, pemerintah bisa memberikan solusi dan bantuan yang tepat sasaran,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved