TOPIK
Banjir di Kalbar
-
Heri Mustamin, menilai banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalbar merupakan dampak dari musim hujan serta persoalan pengelolaan sungai
-
“Bantuan juga seperti pangan, beras bulog kita siapkan semua untuk kita kirimkan kesana,” ucapnya.
-
Selain itu, Disdikbud Kalbar juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama banjir, terutama
-
Banjir yang melanda sejumlah wilayah perlintasan Kalimantan Barat–Sarawak dalam dua hari terakhir menghambat operasional bus Eva Express.
-
Banjir yang melanda sejumlah wilayah perbatasan, berdampak pada terhambatnya transportasi darat lintas negara.
-
Dia mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kalbar akan ada potensi curah hujan tinggi beberapa hari kedepan.
-
Namun hingga Jumat pagi, BPBD Kalbar belum menerima laporan resmi terkait jumlah warga maupun fasilitas umum yang terdampak.
-
Ia menambahkan, PKS akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk struktur PKS di tingkat kabupaten dan kecamatan.
-
Menurutnya, ketika sungai, parit, dan drainase tidak berfungsi maksimal, air hujan akan lebih cepat meluap dan memicu terjadinya banjir.
-
Di Desa Mongpo, Kecamatan Nanga Taman, banjir berdampak pada 537 kepala keluarga atau 1.921 jiwa, dengan 227 unit rumah terendam.
-
Ia mengatakan bahwa berdasarkan informasi kondisi banjir sudah turun sekitar 10-15 cm diatas jalan raya Trans Kalimantan , pada Kamis 13 Maret 2025.
-
“Tetapi sepertinya pemerintah tidak siap mengantisipasinya sehingga bencana tersebut menimbulkan dampak yang cukup serius pada kehidupan manusia,” uja
-
Selain itu, 34 sekolah, 28 tempat ibadah, dan 4 kantor desa juga ikut terdampak, banjir ini merenggut dua nyawa, meskipun saat ini kondisi telah surut
-
Tak Hanya itu, Erlina mengatakan pihaknya juga mendistribusikan sejumlah bantuan kepada masyarakat secara langsung.
-
Yang kita takutkan malah potensi terjadinya karhutla, karena di Kalbar ini masih cepat sekali kalau seminggu tidak hujan, malah bisa karhutla.
-
Dikatakan Daniel bahwa, ada sebanyak 559 desa kelurahan di Kalimantan Barat, yang rawan terjadi banjir.
-
Aksi mengamen berkeliling ini untuk menarik partisipasi masyarakat, penyampaian informasi terkait dampak banjir guna meningkatkan kesadaran publik.
-
"Dulu yang terkenal di pusat itu, banjir awal tahun itu jika Provinsi Kalimantan Barat pasti Sintang, kalau Kalimantan Tengah pasti Katingan. Ternyata
-
“Yang kita percepat evakuasi baik dari siswa, guru, maupun aset daerah yang berpotensi terkena banjir di daerah dataran rendah,” ujar Rita Hastarita,
-
“Untuk beberapa sekolah memang tidak semua kelas yang terdampak, sehingga kita bagi pakai shift. Jadi ada yang masuk pagi dan masuk siang,” ujar Rita,
-
Zulkarnaen mengatakan persoalan banjir hari ini tidak hanya dapat dilihat dari permasalahan hilirnya saja, melainkan secara holistik harus dibenahi.
-
“Kemarin untuk sampai ke Entikong mau belasan jam karena banjir, semoga saja di Sambas tidak banjir. Sehingga tidak terlalu lama di jalan,” pungkasnya
-
Oleh sebab itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait di Kalbar termasuk pemerintah Malaysia untuk meminta izin agar dapat
-
“Laporan yang saya terima di Mempawah itu banyak kantor pemerintahan bahkan Kantor Bupati Mempawah yang ikut kebanjiran. Sehingga ini memerlukan penan
-
Pj Gubernur Harisson memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar akan terus memberikan perhatian serius kepada warga yang terdampak banjir disejum
-
Pihaknya pun beberapa kali menolak konsumen yang akan menyewa mobil ke daerah yang saat ini dilanda banjir.
-
Adapun kabupaten yang terdampak banjir saat ini yakni di Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Kubu Raya, Landak.
-
Lima kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Sambas, Landak, Bengkayang, Mempawah, dan Kubu Raya.
-
“Curah hujan selama ini terkesan kerap dijadikan alibi sebagai penyebab banjir untuk mengalihkan bahwa sejatinya ada kewajiban pemerintah yang mesti d
-
"Saya ingin memastikan agar warga terdampak banjir selama di pengungsian mendapatkan pelayanan optimal," tambahnya.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved