TAG
Mahasiswa IAIN Meninggal
-
Rio diketahui meninggal dunia pada 17 Juli 2025 setelah mengalami cedera serius di bagian kepala.
Senin, 5 Januari 2026
-
Ibunda almarhum, Sri Azizah (46), mengaku masih merasa ada kejanggalan dalam kasus meninggalnya putra sulungnya tersebut.
Senin, 20 Oktober 2025
-
Ia menambahkan, pihaknya tidak memperoleh salinan hasil autopsi karena bukan kuasa hukum keluarga korban.
Rabu, 10 September 2025
-
Sementara itu, ia mengucapkan bahwa hampir dua bulan berlalu dari kejadian hasil autopsi belum juga keluar.
Selasa, 9 September 2025
-
Pada Selasa, 9 September 2025, keluarga mendatangi Polresta Pontianak untuk menanyakan perkembangan hasil penyelidikan tersebut.
Selasa, 9 September 2025
-
Autopsi telah dilakukan dan semua pihak khususnya keluarga menunggu hasilnya......
Minggu, 27 Juli 2025
-
Menurut ibunya, Sri Azizah (46), Rio merupakan anak yang patuh dan tidak pernah membantah.
Rabu, 23 Juli 2025
-
Usai operasi, Sri mengatakan bahwa Rio sempat menunjukkan sedikit respons dengan menggenggam tangan ibunya.
Rabu, 23 Juli 2025
-
Rio Fanderi diduga meninggal karena terbentur tiang di lingkungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kampusnya.
Rabu, 23 Juli 2025
-
Kasus ini juga tengah ditangani oleh pihak kepolisian serta telah dilangsungkan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya Rio Fanderi.
Selasa, 22 Juli 2025
-
“Kami yang mendampingi keluarga, termasuk saat orang tua almarhum mempertimbangkan otopsi"
Selasa, 22 Juli 2025
-
Rio Fanderi merupakan Ketua Umum MAPALA Enggang Gading periode 2022–2023, lalu jadi Dewan Penasihat Organisasi sampai sekarang.
Selasa, 22 Juli 2025
-
Tak lama kemudian, seorang teman memberi tahu bahwa kondisi Rio memang sedang tidak baik.
Selasa, 22 Juli 2025
-
Doni saat itu sedang duduk di depan UKM Mapala Enggang Gading dan ikut masuk ke dalam ruangan UKM Komsan saat rekannya masuk.
Senin, 21 Juli 2025
-
Bagi Sri Azizah, seorang ibu yang kehilangan putra tercinta, yang tersisa hanyalah doa dan rekaman suara terakhir dari seorang anak.
Senin, 21 Juli 2025
-
Minggu 13 Juli 2025 sore, keluarga mendapat kabar bahwa Rio dilarikan ke RS Universitas Tanjungpura (Untan). Dikatakan demam.
Senin, 21 Juli 2025
-
Ibunda Rio, Sri Azizah, saat dihubungi Tribun Pontianak di Mempawah, Senin 21 Juli 2025 siang, menceritakan kronologi komunikasi
Senin, 21 Juli 2025
-
Setelah beberapa hari melalui masa kritis, Rio menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis 17 Juli 2025 pukul 14.25 WIB.
Senin, 21 Juli 2025
-
Sri Azizah awalnya mendapat kabar kalau Rio dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di RS Untan Pontianak.
Senin, 21 Juli 2025
-
Sebelum dinyatakan meninggal, Rio Fanderi sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.
Senin, 21 Juli 2025