Pemkab Sintang Mulai Perbaiki Jalan Bedayan Material Jadi Tantangan

Mariono juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kondisi jalan, terutama dengan memastikan aliran air tidak mengarah

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
JALAN RUSAK - Kondisi jalan Bedayan, Kecamatan Sepauk. Perbaikan ruas jalan Bedayan menuju Desa Nanga Libau, Kecamatan Sepauk, akhirnya mulai direalisasikan. Pemerintah Kecamatan Sepauk memastikan pengerjaan telah berjalan seiring tibanya alat berat di lokasi. 

Ringkasan Berita:
  • Camat Sepauk Mariono mengatakan dirinya telah turun langsung meninjau kondisi ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. 
  • Menurutnya, permasalahan jalan tidak hanya pada permukaan, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem drainase yang belum tertata dengan baik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Perbaikan ruas jalan Bedayan menuju Desa Nanga Libau, Kecamatan Sepauk, akhirnya mulai direalisasikan. Pemerintah Kecamatan Sepauk memastikan pengerjaan telah berjalan seiring tibanya alat berat di lokasi. 

Camat Sepauk Mariono mengatakan dirinya telah turun langsung meninjau kondisi ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. 

Dari hasil pemantauan, kerusakan jalan tergolong cukup berat dan terjadi hampir di sepanjang ruas. 

“Alat berat sudah berada di lokasi dan pekerjaan sudah dimulai. Memang kondisi jalan cukup parah, hampir di seluruh titik mengalami kerusakan,” ujarnya. 

Menurutnya, permasalahan jalan tidak hanya pada permukaan, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem drainase yang belum tertata dengan baik. 

Silaturahmi Umat Islam Sintang, Bala: Kebersamaan Jadi Kekuatan Daerah

Saat hujan, air kerap mengalir ke badan jalan sehingga mempercepat kerusakan. 

“Drainase menjadi perhatian utama. Air yang masuk ke badan jalan saat hujan menjadi salah satu penyebab utama kerusakan,” jelasnya. 

Mariono juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kondisi jalan, terutama dengan memastikan aliran air tidak mengarah ke badan jalan. 

Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga hasil pembangunan. 

Selain itu, ia meminta perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ikut mengawasi proses pengerjaan agar berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas yang baik. 

“Kita harapkan masyarakat dan perangkat desa bisa bersama-sama mengawal pekerjaan ini agar hasilnya maksimal,” katanya. 

Terkait material, pihak kecamatan masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. 

Keterbatasan material batu di wilayah Bedayan menjadi tantangan tersendiri sehingga kemungkinan harus didatangkan dari luar daerah. 

“Ketersediaan batu di lokasi cukup terbatas, jadi kemungkinan akan didatangkan dari luar. Ini masih dalam tahap koordinasi,” ungkapnya. 

Ia juga membuka peluang keterlibatan pihak swasta maupun perusahaan untuk turut mendukung pengerjaan, baik dalam penyediaan material maupun bantuan lainnya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved