BMKG Peringatkan Potensi Rob 2 Meter di Pontianak, Warga Diminta Waspada

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Kalau ada apa-apa segera lapor ke RT, RW, atau lurah, supaya bisa sama-sama kita tanggulangi."

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
BANJIR DI SINTANG - BPBD Kabupaten Sintang memperbarui data banjir yang melanda wilayah Kabupaten Sintang pada Minggu, 17 Mei 2026. BMKG Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di wilayah Pontianak pada 20–21 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG memperingatkan potensi banjir rob di Pontianak pada 20–21 Mei 2026 akibat pasang laut tinggi. 
  • Warga di tepian Sungai Kapuas mulai bersiap dengan mengamankan barang penting dan elektronik ke tempat lebih tinggi karena banjir rob sering terjadi setiap tahun.
  • Di wilayah Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu, hujan deras menyebabkan banjir dan longsor. Sebanyak 35 desa terdampak, terutama di Kayan Hulu dan Kayan Hilir. 
  • Banjir merendam rumah, jalan, hingga menyebabkan satu rumah hanyut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat kembali menghadapi potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir rob dan banjir kiriman yang melanda sejumlah wilayah.

Masyarakat di daerah pesisir dan bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dari pihak berwenang.

BMKG Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di wilayah Pontianak pada 20–21 Mei 2026.

Ketinggian air laut diperkirakan dapat mencapai hingga 2 meter. Warga di sepanjang Sungai Kapuas mulai bersiap dengan mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi.

Sejumlah warga mengaku sudah terbiasa menghadapi kondisi banjir rob yang terjadi hampir setiap tahun. Mereka melakukan langkah antisipasi seperti memindahkan barang elektronik, dokumen penting, dan peralatan dagang sebelum air naik.

Seperti yang dikatakan Siti (60), pedagang warung di kawasan Tepian Sungai Kapuas Kota Pontianak. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi kemungkinan banjir rob seperti tahun-tahun sebelumnya.

6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Jadwal Puncak Banjir Rob Pontianak Mulai 19 Mei 2026

“Ya bagaimana persiapannya seperti tahun sebelumnya. Kalau ada pelampung ya siapkan pelampung,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026

Perempuan yang sudah lebih dari 40 tahun berada di kawasan tersebut itu mengatakan banjir rob bukan hal baru baginya. Bahkan, kawasan tersebut menurut dia sudah sering terdampak pasang air sejak dulu.

Siti menuturkan, ketinggian air pada tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai sekitar satu meter hingga masuk ke dalam bangunan tempat ia berjualan.

“Kalau dulu sih sampai 1 meter, kadang-kadang setengah meter. Kalau sekarang agak kurang karena jalannya sudah diperbaiki,” ucapnya.

Menurutnya, saat banjir datang dirinya biasanya hanya bisa bertahan sambil menjaga barang-barang yang ada di dalam warung maupun rumah.

Ia belum memastikan apakah barang dagangannya akan segera dipindahkan menjelang prediksi pasang air laut tersebut, karena masih melihat perkembangan nantinya.

“Ya liat gimana nanti tanggal 20-annya. Takutnya sudah capek angkut barang, ternyata tidak banjir,” katanya.

Meski begitu, ia memastikan dokumen dan barang penting akan lebih dulu diamankan apabila air mulai meninggi. Ia berharap prakiraan pasang air laut tersebut tidak sampai menyebabkan banjir besar seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Sama halnya dengan Ade, warga pesisir tepatnya di Gg Darsyad, Jalan Imam Bonjol, Kota Pontianak. Ia juga mengaku terbiasa dengan kondisi tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved