Sekda Ingatkan Insiden Lama, DLH Sintang Perkuat Pengelolaan Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang mengapresiasi perubahan perilaku masyarakat yang dinilai semakin tertib dalam membuang sampah

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
JAGA TPS - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang menugaskan personelnya untuk berjaga di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah Kota Sintang. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan jam membuang sampah. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala DLH Sintang, Siti Musrikah, mengatakan upaya pengawasan dan penertiban di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang dilakukan pihaknya mulai menunjukkan hasil positif. 
  • Masyarakat disebut semakin patuh terhadap aturan jam buang sampah yang telah ditetapkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang mengapresiasi perubahan perilaku masyarakat yang dinilai semakin tertib dalam membuang sampah, khususnya setelah penerapan pengaturan jam buang sampah selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Kepala DLH Sintang, Siti Musrikah, mengatakan upaya pengawasan dan penertiban di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang dilakukan pihaknya mulai menunjukkan hasil positif.

Masyarakat disebut semakin patuh terhadap aturan jam buang sampah yang telah ditetapkan.

“Perilaku masyarakat sudah semakin baik. Artinya, upaya kami menjaga TPS selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran tidak sia-sia untuk mengubah kebiasaan jam buang sampah, yakni dari pukul 18.00 sampai 06.00,” ujarnya.

Menurut Siti, meningkatnya kesadaran warga berdampak langsung pada berkurangnya penumpukan sampah di sejumlah TPS di wilayah Sintang. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang dinilai aktif mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga: Cuaca Kalbar Besok 9 April 2026 di 14 Daerah! Kapuas Hulu dan Sintang Dihantam Hujan Petir

“Kami berterima kasih kepada seluruh warga Sintang. Tugas kami menyiapkan TPS yang bersih dan rapi, sementara masyarakat mendukung dengan membuang sampah sesuai jadwal,” tambahnya.

Pada momen Hari Raya Idulfitri, DLH juga tetap menurunkan petugas untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah. Pengangkutan bahkan dilakukan sejak pagi hari.

“Kami mulai bekerja dari pukul 06.00 pagi, karena biasanya aktivitas kunjungan masyarakat meningkat setelah pukul 10.00. Dengan begitu, penanganan sampah tetap optimal dan tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

Ke depan, DLH berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah TPS untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat. Rencana tersebut saat ini tengah dikoordinasikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terkait dukungan jaringan internet.

“Untuk lokasi yang dekat jaringan, pemasangan akan lebih cepat. Sementara di lokasi yang jauh, akan kami upayakan dengan dukungan jaringan seperti Indihome,” katanya.

Selain itu, DLH juga akan memperkuat pengawasan dan penegakan aturan dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Siti menyebut, langkah penjagaan TPS sebelumnya merupakan bagian dari sosialisasi sekaligus penertiban yang terbukti efektif.

Terkait penegakan hukum, ia menjelaskan bahwa regulasi pengelolaan sampah di Sintang saat ini masih masuk kategori tindak pidana ringan (tipiring), sehingga prosesnya melalui persidangan di Pengadilan Negeri.

“Berbeda dengan daerah lain seperti Pontianak yang sudah menetapkan besaran denda dalam perda, di Sintang masih tipiring. Namun kami tetap memiliki kewenangan penyidikan, meski penegakan perda dikoordinasikan dengan Satpol PP,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Kartiyus, mengingatkan agar peristiwa warga membuang sampah ke kantor Bupati dan DPRD yang terjadi setahun lalu tidak terulang kembali. Ia menilai kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan sampah.

“Kita terus mendorong masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jadwal. Dengan begitu, DLH dapat lebih optimal mengelola timbunan sampah di TPS yang selama ini menjadi sorotan publik,” tegas Kartiyus. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved