Pemda Landak Tanam Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan 

Bupati Karolin juga menekankan pentingnya memikirkan pertanian dari hilir hingga hulu, mulai masa tanam hingga pemasaran. 

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
PENANAMAN JAGUNG PERDANA - Pemerintah Kabupaten Landak memulai penanaman perdana jagung pada lahan seluas 20 hektare yang merupakan program ketahanan pangan, di lahan PTPN IV, Dusun Tenggalong, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang pada Kamis 22 Mei 2025. 

Sementara saat diwawancara terkait lahan jagung yang baru ditanam seluas 20 hektar tersebut, dikatakan Bupati Karolin, bahwa ini merupakan lahan demplot yang akan menjadi percontohan bagi para petani. 

Untuk itu Karolin meminta penanggungjawab lahan untuk terus memantau perkembangan tanaman jagung yang akan menggunakan perawatan SOP Kepolisian. 

"Nanti kita lihat apakah cocok ditempatkan disini. Karena Demplot itu pada hakekatnya kita menerapkan desuatu yang baru, kalau memang baik dan cocok dengan tempat ini dan bisa dijadikan tempat belajar oleh petani yang lain," ucapnya. 

Karolin berharap, provitasnya bisa mencapai enam hingga tujuh ton dengan upaya-upaya yang nantinya dilakukan. 

Sementara Sesditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Ahmad Musyafak, menyebut, dengan potensi yang ada saat ini termasuk dengan capaian luas tambah tanam yang ada, Kabupaten Landak bisa menjadi sentra baru penghasil komoditas jagung yang tinggi meskipun saat ini telah menduduki peringkat kedua setelah Kabupaten Bengkayang. 

"Kita berharap Landak itu menjadi sentra produksi jagung baru di Kalbar. Sekarang yang sangat besar kan Bengkayang, terutama daerah Sanggau Ledo, Seluas dan sekitarnya. Itu 70 persen-an untuk kebutuhan Kalbar, di sini (Landak) hampir 15 persen," jelasnya. 

Pemanfaatan lahan dengan menanam jagung diantara tanaman sawit atau tumpang sari seperti yang dilakukan di lahan PTPN IV di Landak ini menurutnya memiliki potensi yang besar. 

"Mau dikembangkan sampai 30 ribu hektare pun bisa tinggal perlu program mendukung itu," tuturnya. 

Dia optimistis Kabupaten Landak akan terus mampu meningkatkan produksi jagung hingga mampu mendukung kebutuhan Kalimatan Barat hingga 25 persen bahkan lebih. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved