DPRD Kota Pontianak
Perpisahan Sekolah Tak Boleh Mewah, Ini Tanggapan Anggota DPRD Pontianak
Karena menurut Bebby, sejumlah murid yang tergolong kurang mampu juga masih akan mempertimbangkan uang jajannya sehari-hari untuk membeli makanan dan
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson minta agar semua tingkatan sekolah di Kalbar tak adakan acara perpisahan di tempat mewah dan menarik pungutan biaya atau iuran yang memberatkan para siswa.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Pontianak Bebby Nailufa memberikan komentarnya.
"Saya rasa ini merupakan momen berkesan bagi murid-murid, namun di satu sisi memang kita tidak ingin adanya pungutan-pungutan yang memberatkan orang tua murid dan siswa," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 12 Mei 2024.
Karena menurut Bebby, sejumlah murid yang tergolong kurang mampu juga masih akan mempertimbangkan uang jajannya sehari-hari untuk membeli makanan dan sebagainya.
• SMAK Immanuel Pontianak Tak Rayakan Perpisahan Secara Mewah, Kepsek: Hanya Ibadah Saja
"Ini bisa dikatakan prihatin," katanya.
Kendati demikian, dirinya menyebut jika tetap adanya kegiatan dengan keinginan mayoritas siswa, maka anak-anak yang kategori kurang mampu akan merasa tidak nyaman atau merasa sungkan.
"Ini perlu pertimbangan dan keseragaman, sehingga siswa merasa tidak diberatkan dalam hal ini perpisahan," tegasnya.
Di sisi lain, ia juga mengatakan perlu dipikirkan ke depan, bagaimana perlu adanya sarana dan prasarana untuk siswa bisa melakukan kegiatan pelepasan, agar tidak memberatkan.
"Karena bagaimana pun ini juga momen indah bagi mereka dan dengan adanya kelulusan ini mereka juga butuh perpisahan untuk menjadi sebuah kenangan ataupun memori," pungkasnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Perpisahan Sekolah
DPRD
Kota
anggota
Pontianak
Bebby Nailufa
Kalbar
Kalimantan Barat
Minggu 12 Mei 2024
Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Mansyur : Keselamatan Pasien Lebih Utama daripada Administrasi |
![]() |
---|
DPRD Pontianak Dukung Kebijakan Pemkot Pengelolaan Sampah pada Bidang Jasa Makanan dan Minuman |
![]() |
---|
Ketua DPRD Pontianak Desak Pengusaha Tak Lagi Gunakan Gas Subsidi 3 Kg |
![]() |
---|
Usaha Laundry Gunakan LPG 3 Kg, Anggota DPRD Husin : Jika Masih Kedapatan Izinnya Dicabut Saja |
![]() |
---|
Ketua DPRD Kota Pontianak : Truk ODOL Harus Dirazia, Bahayakan Supir dan Pengguna Jalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.