Breaking News

Akselerasi Ekspor Kratom, BKHIT Kalbar Catat 343,5 Ton Capai Rp 15 Miliar

Nilai ekspor saat itu mencapai Rp55,5 triliun. Komoditas terbanyak yang diekspor antara lain kelapa bulat, udang segar, arwana super red

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PEGGY DANIA
BERI SAMBUTAN - Kepala BKHIT Kalbar Amdali Adhitama saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Akselerasi Ekspor Kratom bersama Komisi IV DPR RI di Pelabuhan Laut Dwikora, Selasa 30 September 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat mencatat tren ekspor komoditas unggulan daerah terus meningkat sepanjang 2025.

Kepala BKHIT Kalbar, Amdali Adhitama menyampaikan, pada 2024 pihaknya menangani ekspor dengan total volume 805.652 ton. 

Nilai ekspor saat itu mencapai Rp55,5 triliun. Komoditas terbanyak yang diekspor antara lain kelapa bulat, udang segar, arwana super red, bawal hitam, kemiri, cumi-cumi, karet lempengan, pakan hewan, hingga daging sapi olahan.

Serah Terima Jabatan Kalapas Pontianak, Kakanwil Harapkan Pemasyarakatan Lebih Baik

“Kemudian untuk ekspor tahun 2025, kita sampai saat ini sudah mengekspor sebanyak 1.219.574 ton, dengan nilai ekspor sebesar Rp2,2 triliun,” ungkap Amdali saat kegiatan Akselerasi Ekspor Kratom bersama Komisi IV DPR RI di Pelabuhan Laut Dwikora, Selasa 30 September 2025

Ia menjelaskan, komoditas kratom menjadi salah satu produk potensial asal Kalimantan Barat yang diminati pasar internasional.

Sejak Juli 2025, total ekspor kratom tercatat mencapai 343,5 ton dengan nilai Rp15,5 miliar.

“Untuk produk kratom ini banyak ekspor ke India dan Amerika serikat. Untuk ekspor kratom tujuan dari negara ekspor kita ada Italia, Cina, Vietnam, Thailand, Jerman, Belanda, Amerika Serikat dan Sri Lanka. Ini adalah negara-negara potensial untuk eskpor kratom kita ,” jelasnya.

Selain kratom, BKHIT juga menyoroti potensi besar ekspor dari sektor perikanan dan produk hewan. Beberapa di antaranya yaitu sarang burung walet, arwana super red, hingga karet lempengan yang selama ini rutin dikirim ke luar negeri.

“BKHIT Di Kalbar kita memiliki enam satuan pelayanan, empat di PLBN perbatasan Malaysia–Sarawak serta dua di Ketapang dan Supadio,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved