Bupati Sambas Resmikan Jembatan Berkemajuan Ke-36 di Tebas

Jembatan yang terletak di Gang Amanah tersebut dibangun menggunakan dana Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Pemkab Sambas
Bupati Sambas Satono didampingi Sekda Ferry Madagaskar meresmikan jembatan berkemajuan ke-36 Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas. Peresmian itu ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, Rabu 30 Agustus 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono didampingi Sekretaris Daerah Sambas, Fery Madagaskar meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-36 di batas Desa Tebas Kuala dan Desa Tebas Sungai, Kabupaten Sambas, Rabu 30 Agustus 2023.

Jembatan yang terletak di Gang Amanah tersebut dibangun menggunakan dana Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Satono mengatakan, masyarakat setempat sudah lama mendambakan pembangunan jembatan. 

Akhirnya, kata dia, dengan bantuan Sahabat Satono, jembatan tersebut bisa dibangun. Ia mengaku senang dapat meresmikan jembatan sekaligus urat nadi perekonomian warga.

"Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan bangga bisa meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-36 di Gang Amanah ini. Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat karena tanpa dukungan mereka, jembatan ini tidak akan terealisasi," ujarnya.

Bupati Sambas Letakan Batu Pertama Jembatan Berkemajuan ke-36

Puji Pembangunan Jembatan Berkemajuan, Warga Sebut Akses Vital Masyarakat

Lebih jauh, Bupati Satono mengatakan, selama memimpin Kabupaten Sambas, ia berkomitmen kuat untuk membangun infrastruktur yang berpengaruh pada roda ekonomi masyarakat.

"Kalau tidak ada jembatan bagaimana masyarakat mau mengeluarkan hasil panen, seperti padi, sayur dan buah-buahan. Lalu bagaimana transportasi masyarakat bisa lancar kalau jembatannya rusak. Itulah alasannya," ujarnya.

Bupati Satono berpesan, agar jembatan yang sudah susah payah dibangun tersebut, dijaga dan dirawat bersama.

Agar masa pakainya lama dan mengalirkan amal jariyah untuk orang yang telah menjadi donaturnya.

"Banyak hikmah dalam proses pembanguan Jembatan Berkemajuan. Di mana semuanya dikerjakan secara gotong-royong. Ini menjadi nilai tersendiri, karena gotong-royong adalah budaya kita orang Sambas yang harus dilestarikan," tandasnya.

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved