Bupati Citra Duani Paparkan Capaian dan Program Pemkab Kayong Utara

Untuk capaian dan prioritas tahun 2023 ini, Bupati Kayong Utara, Citra Duani menjelaskan secara lengkap dalam acara Tribun Pontianak Podcast

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
Bupati Kayong Utara, Citra Duani di acara Tribun Pontianak Podcast (Triponcast) edisi Selasa, 31 Januari 2023. 

Karena diketahui dulunya masyarakat Kayong Utara menggunakan kapal klotok untuk berobat, dan dijelaskannya pula tak sedikit masyarakat Kayong Utara yang meninggal dalam perjalanan untuk berobat.

Sarana speed gratis tersebut juga dapat digunakan untuk masyarakat Kayong Utara dan juga dapat digunakan untuk tujuan Pontianak.

"Semua itu gratis dan dibiayai langsung oleh Pemda mulai dari ambulance darat hingga speed ambulance ini tadi, ini juga didampingi oleh 3 orang tenaga medis untuk mendampingi hingga administrasinya di rumah sakit," jelasnya.

Tak henti sampai disini, sarana lainnya juga disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Kayong Utara, yakni rumah singgah gratis.

"Bahkan jika ada yang sudah berobat kemudian meninggal dunia, kita juga akan antar pulang kembali secara gratis juga," jelasnya.

Hingga saat ini Kayong Utara sudah memiliki 11 puskesmas dan rumah sakit yang dimiliki Kabupaten Kayong Utara saat ini sudah masuk kepada tingkat D dan meraih predikat bintang 5.

"Kita pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan puskesmas dan rumah sakit ini, bahkan untuk saat ini statusnya sudah BLUD, supaya mandiri dan mendapatkan retribusi daerah," jelasnya.

Beralih kepada pendidikan, Bupati Kayong Utara Citra Duani juga menjelaskan pemerintah sudah menyediakan anggaran untuk pendidikan dokter spesialis.

"Karena dokter spesialis di Kayong Utara itu kontak, kenapa kita memberikan anggaran ini, untuk memberikan pelayanan terbaik," katanya.

Di sisi lain walaupun Indeks Pembangunan Manusi (IPM) masih rendah pemerintah Kabupaten Kayong Utara akan terus berupaya dalam meningkatkan IPM yang ada.

Ia juga menjelaskan, untuk APBD Kabupaten Kayong Utara sempat terkuras sebanyak 140 milyar saat menangani kasus Covid 19, yang dulunya sebanyak 700 milyar sekarang hanya sekitar 510 milyar.

"Tapi kita bersyukur tingkat ketahanan tubuhnya masyarakat Kayong Utara ini cukup tinggi, dan kita juga menerima penghargaan dari pemerintah pusat, bahwa Kayong Utara menjadi salah satu dari 8 Kabupaten/Kota penanganan Covid 19 terbaik," jelasnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi segenap unsur terkait dapat memberikan seluruh kekuatan dalam menangani kasus ini.

Di sisi lain ia juga menjelaskan untuk SDM kesehatan Kayong Utara saat ini sudah terdapat 10 dokter asal Kayong Utara dan sebagian sudah bekerja dipemerintah dan sebagai honorer.

"Jadi untuk anak-anak Kayong khususnya bagi mereka yang sudah menjadi PNS itu kita berikan beasiswa untuk dia melanjutkan kepada dokter spesialis," jelasnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved