Bupati Citra Duani Paparkan Capaian dan Program Pemkab Kayong Utara

Untuk capaian dan prioritas tahun 2023 ini, Bupati Kayong Utara, Citra Duani menjelaskan secara lengkap dalam acara Tribun Pontianak Podcast

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
Bupati Kayong Utara, Citra Duani di acara Tribun Pontianak Podcast (Triponcast) edisi Selasa, 31 Januari 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara Kalbar, tetap memprioritaskan Pendidikan dan Kesehatan pada tahun 2022 walaupun ditengah keterbatasan anggara, dua hal ini masih menjadi prioritas.

Untuk capaian dan prioritas tahun 2023 ini, Bupati Kayong Utara, Citra Duani menjelaskan secara lengkap dalam acara Tribun Pontianak Podcast (Triponcast) edisi Selasa, 31 Januari 2023.

Pada awal sesi acara Triponcast tersebut Bupati Kayong Utara, Citra Duani menjelaskan sejak dirinya dilantik, ia tetap konsisten untuk melanjutkan pemerintahan sebelumnya yaitu program kesehatan dan pendidikan gratis.

"Sejak tahun 2018 hingga sekarang kita lebih kepada meningkatkan pelayanan kesehatan itu, yang pertama adalah masyarakat Kayong Utara itu harus mendapatkan pelayanan gratis secara menyeluruh," katanya.

Ia mengatakan pelayanan gratis tersebut bisa didapatkan baik itu di puskesmas maupun di Rumah Sakit Sultan Muhammad Jamaludin Kayong Utara, maupun di rujuk ke Ketapang, Pontianak dan seterusnya.

Baca juga: SETARA Tanam Pohon Bersama Untuk Pelestarian Lingkungan di Seponti Kayong Utara

"Karena BPJS ini memberikan jaminan sosial perlindungan kesehatan maka kita berikan by data, karena pada saat itu BPJS kesulitan dalam memperoleh data," katanya.

"Kalau tidak ada intervensi dari Kepala Daerah mungkin tidak akan mencapai 100 persen, jadi saya langsung mengarahkan kepada dia opini terkait, termasuk BPJS dan Catatan Sipil untuk data itu harus diberikan, supaya bisa mendongkrak 100 persen," tambahnya.

Dengan adanya konsistensi tersebut hingga tahun pada tahun 2019 Program Kesehatan Kayong Utara mencapai 98 persen, dan terus meningkat setiap tahunnya sehingga saat ini sudah mencapai 99,89 persen.

Ia juga mengatakan untuk saat ini masyarakat Kayong Utara hampir seluruhnya sudah memiliki BPJS itu karena pada awal tahun 2021 itu ada kenaikan subsidi.

"Awalnya 11 milyar dengan kenaikan itu kita menambah 10 milyar lagi, sehingga subsidi BPJS masyarakat Kayong Utara itu sebesar 21 milyar setiap tahun dan ini dari APBD," katanya.

Dengan adanya capaian tersebut, Kabupaten Kayong Utara berhasil meraih penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan.

"Semua ini juga dapat dirasakan sekali manfaat nya oleh masyarakat Kayong Utara, jadi bagi yang baru akan mengurus kartu hari ini, maka hari ini juga keluar, karena kalau tidak mencapai target yang sudah ditetapkan oleh BPJS maka harus melalui proses 14 hari kerja," katanya.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan beberapa infrastruktur penunjang program kesehatan yang sudah tersedia di Kayong Utara.

"Karena kita ada 6 Kecamatan dan 43 Desa, cuma kita ada diantara 103 pulau, dari 103 pulai ini ada sekitar 14 pulau yang berpenghuni dan 89 yang tidak berpenghuni, jadi antara pulau satu dan lainnya harus menggunakan sarana transportasi yang mana kita kalau di Karimata itu kita harus melalui Laut Cina Selatan," jelasnya.

"Dan di Karimata itu sendiri ada 3 Desa yaitu Desa Pelapis, Desa Padang dan Desa Betok, kemudian untuk di Desa Pelapis ini sudah ada puskesmas hanya saja di Desa Padang penduduknya lebih banyak, puskesmas itu kita bangun tahun 2020 dan sarana transportasinya gratis, dimana kita siapkan speed ambulance gratis 24 jam standby," tambahnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved