KALBAR POPULER 24 JAM -Pelaku Penganiayaan Diringkus hingga Jembatan Gantung Desa Bangun Rusak Berat
beragam informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir...
"Dulu di dekat pondasi jembatan ada beberapa warga yang nambang emas. Kebetulan itu sungai sepauk dan berpotensi ada emas. Dan sekarang karena tanah di sekitar sisa sedikit lagi akhirnya terkikis oleh aliran air sungai yang deras mengakibatkan pondasinya miring dan rusak," ungkap Rudi.
Menurut Rudi, jembatan gantung yang rusak teraebut adalah akses masyarakat menuju desa tetangga dan akses anak-anak pergi ke sekolah.
"Padahal jembatan itu adalah akses masyarakat menuju desa tetangga dan akses anak yang bersekolah. Jembatan
Menghubungkan ke banyak desa, bahkan buat menuju ke kecamatan aja kita harus lewat itu, dan sekarng tentunya udah gak bisa dilewati lagi," ujar Rudi.
• Jembatan Gantung Desa Bangun Kecamatan Sepauk Roboh Setelah Diguyur Hujan Deras
3. Hadir Musrenbang Kalbar, Bupati Karolin Sampaikan Sikap Protes ke Mentri Pertanian RI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar pada Kamis 7 April 2022.
Kegiatan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, dengan dihadiri Anggota Komisi 2 DPR RI Cornelis, Forkopimda Kalimantan Barat, Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat dan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI).
Dalam Musrenbang tersebut Bupati Landak Karolin Margret Natasa mempertanyakan kepada Bappenas RI tentang tidak ada lagi bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Karena bantuan tersebut hanya diberikan pada daerah-daerah yang ditetapkan sebagai daerah Food Estate atau Perkampungan Industri Pangan.
"Menteri Pertanian menetapkan daerah-daerah Food Estate dan untuk Regional Kalimantan itu ditetapkan di Kalimantan Tengah, penetapan food estate sendiri kami harap tidak mengahambat bantuan pemerintah pusat untuk daerah-daerah di luar food estate," ujar Karolin dikonfirmasi pada Jumat 8 April 2022.
• Bupati Mempawah Erlina Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar
4. Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Sanggau dan Polsek Tayan Hulu Tangkap 2 Residivis Narkoba
Satres Narkoba Polres Sanggau bersama Polsek Tayan Hulu mengamankan dua orang pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Keduanya inisial RE dan SU.
Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K melalui Kasatres Narkoba Polres Sanggau AKP Donny Sembiring, SH dalam rilisnya menjelaskan kronologis penangkapan yakni setelah dilakukan penyelidikan didaerah Kecamatan Tayan Hulu, Selanjutnya petugas berhasil mengamankan RE disatu diantara penginapan di Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu.
“Pada saat penangkapan serta penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa lima paket plastik bening berklip yang berisi diduga narkotika jenis shabu di dalam satu buah kotak plastik bertuliskan warna coklat,” ucapnya.