Amankan Aset Negara, BPN Bengkayang Sertifikasi Tanah Proyek PLN

komitmennya untuk selalu mendukung program pengamanan aset negara berupa sertifikasi lahan proyek PLN seperti yang telah tertuang dalam MoU tahun 2020

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/DOK
Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Muhammad Walid menyerahkan langsung sertifikat di Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang kepada PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bengkayang berhasil menerbitkan 18 sertifikat tanah aset proyek negara.

Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Muhammad Walid, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran di Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang kepada PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP Kalbagbar) pada Senin, 24 Mei 2021. 

PLN UIP Kalbagbar Raih Penghargaan LKPM Gubernur Kalbar

Di Bengkayang sendiri terdapat 355 persil tanah yang harus diterbitkan sertifikatnya.

Terdari dari lahan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Parit Baru Site Bengkayang, PLTU 2 Kalbar, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Bengkayang, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Bengkayang-Jagoi Babang, dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bengkayang-Ngabang serta Singkawang-Bengkayang.

PLN Berhasil Operasikan Gardu Induk Cendana

Dalam keterangan terpisah, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang, Richardo Lassa, menyampaikan komitmennya untuk selalu mendukung program pengamanan aset negara berupa sertifikasi lahan proyek PLN seperti yang telah tertuang dalam MoU tahun 2020 lalu.

Meskipun aktivitas lapangan cukup terkendala karena pandemi Covid-19 namun hal tersebut tidak menyurutkan para personil untuk menjalankan pekerjaan.

"BPN terus bersinergi dengan PLN untuk bersama-sama menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi,” ujarnya.

Bantuan Listrik Gratis dari PLN, Ringankan Beban Hidup Warga Kurang Mampu di Sambas

Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalbagbar, Faruq Suyuthi, menyatakan bahwa di Kabupaten Bengkayang hingga saat ini terdapat 66 sertifikat yang telah terbit.

“Tahun ini target kami adalah menyelesaikan sertipikasi tanah di Kalimantan Barat sebanyak 850 persil dan hingga saat ini telah terbit sebanyak 234 sertifikat,” ujar Faruq.

Ada Biaya Penggantian Sertifikat Tanah Manual Menjadi Elektronik, Kementerian ATR: BNPB Saja

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan BPN selama ini khususnya bagi BPN Kabupaten Bengkayang yang terus bekerja sama dengan PLN dan membantu proses sertipikasi aset ini. Peran aktif dan dukungan dari BPN sangat kami butuhkan dalam percepatan pelaksanaan sertipikasi, terutama dalam pelaksanaan rangkaian sertipikasi di lapangan,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved