Muda Usulkan Peningkatan Status 14 Ruas Jalan di Kubu Raya Pada Gubernur Kalbar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya menggelar Musrenbang Tahun 2020 tingkat Kabupaten di Aula Kantor Bupati Kubu Raya

Muda Usulkan Peningkatan Status 14 Ruas Jalan di Kubu Raya Pada Gubernur Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat memberikan sambutan di Musrenbang Kabupaten Kubu Raya tahun 2020 tingkat kabupaten di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (20/3) 

Muda Usulkan Peningkatan Status 14 Ruas Jalan di Kubu Raya Pada Gubernur Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya menggelar Musrenbang Tahun 2020 tingkat Kabupaten di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (20/3). Pada kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Bupati Kubu Raya, Muda Mehandrawan mengatakan Musrenbang ini juga bertujuan untuk menyelaraskan rancangan RKPD Kabupaten Kubu Raya tahun 2020 dengan Rancangan RKPD Pemprov Kalbar dan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP).

"Pada kesempatan ini juga saya bersama wakil memiliki komitmen dan kebijakan menyeleraskan visi dan misi ke empat Pemprov Kalbar. Diantaranya mewujudkan masyarakat sejahtera yang tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran dengan indikator utamanya desa mandiri," ujar Muda.

Baca: Ketua GAPKI Kalbar Sebut Tata Ruang Kawasan Masih Menjadi Permasalahan Utama

Baca: Elektabilitas Jokowi Merosot, Yuen: Dinamika Politik Dinamis

Baca: Tanggapan Ketua KBI Kalbar Terkait Seminar Dengan Tema Merawat Kebhinekaan Untuk Melawan Radikalisme

Baca: Musdat VI DAD Sanggau Ditutup, Yohanes Ontot Kembali Pimpin DAD Sanggau

Karena itu diakui olehnya Pemda Kubu Raya telah mengusahakan berbagai cara untuk percepatan terbentuknya desa mandiri. Diantaranya menurut dia dengan membetuk Pokja percepatan dana desa dan perda yang memudahkan desa.

"Penguatan kemandirian desa ini telah kita tuangkan dalam RPJMD Kabupaten Kubu Raya 2019-2024. Pertama fasilitasi kebijakan penguatan pokja pengelolaan dan aset desa, kemudian percepatan pencapaian 50 indikator IDM guna peningkatan dari desa maju ke desa mandiri. Tidak kalah penting pemberdayaan masyarakat desa dalam mengurangi urbanisasi, optimalisasi aste desa sepeti lahan tidur. Penguatan produktifitas pedesaan yang dikuasai non warga pedesaan. Pembedayaan kaum muda di oedsssn dan pengembangan serta pemberdayaan BUMDes dan BUMDesma," paparnya.

Kemudian sebagai wajah dan pintu masuk ke Kalimatan barat, Muda juga mendorong terciptanya jalur transportasi yang baik dalam hal ini keberadaan outer ring road. Karena itu untuk percepatan terciptanya outer ring road menurut Muda perlu adanya peralihan status beberapa ruas jalan di Kubu Raya menjadi jalan provinsi.

"Kita mengajukan 9 ruas jalan namun memang yang saya paparkan di sambutan tadi ada 14 karena saling berkaitan. Jika ini disetujui tentu akan mendorong percepatan terwujudkan outer ring road di Kalbar ini," katanya.

Tentu usulan peningkatan status jalan ini diakuinya berdasarkan pada beberapa pertimbangan. Satu diantaranya menurut dia hampir di semua provinsi di Kalimantan telah memiliki ring road.

Baca: BKKBN Lakukan Konsolidasi Hadapi Rakorda Tahun 2019

Baca: Kontroversi Masyarakat Wacana Penerapan e-Money Penyeberangan Feri

Baca: Hasil Survei Jokowi-Amin Merosot, Hildi: Bahan Evaluasi Kita

"Di Kalbar ini belum ada ring road, kebetulan Kubu Raya berbatasan langsung dengan ibu kota provinsi dan menjadi daerah tiga besar penyumbang PAD provinisi. Maka untuk akses kendaraan niaga diperlukan jalan yang baik nah outer ring road inilah yang menjadi satu diantara solusinya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved