Ini Ciri-ciri Hewan Aneh yang Muncul di Bengkayang

Peristiwa kemunculan hewan aneh di perbatasan karimunting dan sungai raya kepulauan diakui warga sekitar baru kali pertama.

Tayang:
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Rizky Zulham
Facebook
Panampakan Hewan Aneh Sungai Raya 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Peristiwa kemunculan hewan aneh di perbatasan karimunting dan sungai raya kepulauan diakui warga sekitar baru kali pertama.

Menurut Anggota Pol PP Kabupaten Bengkayang, Ridwan yang tinggal tak jauh dari lokasi kemunculan hewan tersebut menilai ini baru kali pertama hewan tersebut muncul.

"Ini baru pertama kalinya, dari sepanjang muara sungai hingga ke bawah jembatan jalan raya mereka berkumpul. Ada sekitar ribuan yang muncul, kata orang yang tinggal dekat sungai pernah menang muncul tapi hanya satu dua ekor, tapi sebanyak ini belum pernah," katanya.

(Baca: Kemunculan Hewan di Sungai Raya Diduga Karena Ekosistem Tidak Seimbang )

Hewan tersebut diakuinya sepintas menyerupai cacing nipah atau dikenal juga dengan kapang. Hanya saja hewan tersebut saat diangkat tubuhnya mudah terputus dan relatif lebih pendek dari cacing nipah.

"Jika dilihat mirip cacing nipah, bebrbulu dan ada kakinya juga, badannya mirip ulat kaki seribu. Tapi saat diangkat ke permukaan badannya mudah terputus dan mengeluarkan darah berwarna hijau dan putih," lanjutnya.

Menurutnya pula hewan tersebut sedikit aneh pasalnya dari ribuan hewan tersebut tidak satupun yang naik ke daratan. "Hewan-hewan itu berkumpul hanya ditengah sungai saja hingga ke muara laut, tapi tidak mau menepi apalagi naik ke darat," katanya.

Sementara itu staff dinas pangan pertanian dan perikanan kabupaten Bengkayang, Toyibi mengatakan hewan tersebut muncul dari laut. Dan tak lama kemudian hilang bersamaan surutnya air menuju laut.

"Mereka ini sepertinya dari laut, hingga pukul 09.00 WIB masih banyak, saat air surut mereka juga hilang. Tidak tau mereka kemana, tapi sepertinya pergi ke laut," tuturnya.

Anehnya lagi menurut dia keberadaan hewan tersebut hanya di sungai perbatasan desa tersbeut. "Hanya muncul di sungai perbatasan ini, dan mereka juga tidak sampai masuk kedalam, hanya berkumpul dari muara laut hingga jembatan jalan raya saja," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved