Ini Berita Kalbar Yang Terbit Rabu

Mereka berteriak, menyatakan ketidakpuasana terhadap nelayan sekitar yang melakukan penangkapan kapal.

Editor: Hasyim Ashari
TRIBUNPONTIANAK/DHITA MUTIASARI
Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono, S.Ik dan Dandim 1201/Mph Letkol Letkol Inf Win Nindar saat memimpin langsung mediasi massa nelayan pukat trawl yang mendatangi Pelabuhan Kuala Mempawah, Selasa (4/10). 

PONTIANAK, TRIBUN -Ketua Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) Provinsi Kalbar Deni Orlis berterimakasih kepada Komisi IV DPR RI yang telah memperjuangkan pengangkatan THLTBPP menjadi penyuluh pertanian berstatus PNS.

THLTBPP Provinsi Kalbar akan mengikuti tes CPNS di Kampus Politeknik Tonggak Equator, Rabu (5/10).

"Kita juga sering melakukan audensi ke DPR RI dan pemerintah pusat untuk memperjuangkan nasib kami ini. Alhamdulillah, karena ada dukungan dari pak Daniel Johan sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang mendengar aspirasi kami," ujar Deni di sela-sela pertemuan dengan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan di Kampus Politeknik Tonggak Equator, Selasa (4/10).

Deni menjelaskan, jumlah THLTBPP yang mengikuti tes CPNS untuk diangkat menjadi penyuluh pertanian PNS sekitar 177 orang.

Mereka terdiri atas angkatan 2007, 2008 dan 2009. Sedangkan yang tidak bisa ikut tes pengangkatan PNS sekitar 202 orang, karena terganjal usai yang sudah tua.

"Tapi mereka ditetapkan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)," ucapnya. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Rabu (5/10/2016).(*) --

SMA 1 Sengah Temila Lolos Semifinal

PONTIANAK, TRIBUN -Babak delapan besar AJS Liga Sepak Bola Pelajar Cup V 2016, mempertemukan empat tim, di Stadio Sultan Syarif Abdurahman, pada Selasa (4/10).

Di laga pertama, Tim SMA 1 Sengah Temila Landak, akhirnya lolos semi final setelah menundukan SMA 7 Pontianak dengan skor 4-2 lewat drama adu pinalti.

Sementara itu, pada partai kedua, satu slot semifinal diamankan tim SMA 4 Pontianak. Tim ini berhasil menundukan tim SMK 2 Siantan dengan skor 2-0.

Pelatih SMK 1 Sengah Temila, Herkulanus menilai, kemenangan timnya merupakan kebanggaan bagi pelatih, pemain, maupun oficial.

Ia juga menilai, keberhasilan timnya merupakan buah dari latihan dan kerja keras pemain. "Saya bangga tim kami bisa lolos ke semi final, kami merasa layak jadi juara," katanya.

Sementara itu, Pelatih SMA 7 Pontianak, Junaidi mengaku tidak terlalu kecewa dengan permainan para pemainnya.

"Kita sayangkan tidak lolos ke semi final, tapi permainan tim kami berimbang dengan lawan, meskipun akhirnya kalah adu pinalti, saya tidak kecewa karena kami sudah maksimal," kata Junaidi. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Rabu (5/10/2016).(*) --

Sebulan Rantai Bocah SD

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved