Sekda Sintang Dorong Kesiapan Data dan Penguatan Infrastruktur Kawasan Perbatasan

Kartiyus juga menekankan pentingnya kesiapan data di tingkat desa, khususnya terkait rumah tidak layak huni serta potensi wilayah yang

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
RAPAT KOORDINASI - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Pembangunan dan Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Kabupaten Sintang, di Aula Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang. 
Ringkasan Berita:
  • Dalam arahannya, Kartiyus menyampaikan harapan agar pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Sintang terus mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. 
  • Menurutnya, kemajuan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan saat ini sudah menunjukkan perkembangan signifikan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Pembangunan dan Pengelolaan Kawasan Perbatasan di Kabupaten Sintang, di Aula Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Alexander Rombonang selaku Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Barat beserta jajaran, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang Barrie Danu Brata dan jajaran, Camat Ketungau Tengah, Camat Ketungau Hulu, 14 kepala desa yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, PT PLN Sintang, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sintang

Dalam arahannya, Kartiyus menyampaikan harapan agar pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Sintang terus mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. 

Menurutnya, kemajuan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan saat ini sudah menunjukkan perkembangan signifikan. 

“Sekarang pembangunan sudah jauh lebih baik. Jalan sudah banyak yang diaspal, listrik negara juga sudah masuk. Kami berterima kasih atas kerelaan masyarakat yang mempersilakan 125 rumah digusur untuk pembangunan jalan paralel. Kawasan perbatasan sudah menunjukkan tanda-tanda kemajuan infrastruktur,” ujar Kartiyus. 

Sintang Hadapi Tekanan Fiskal, Sekda Dorong Pendanaan Alternatif dan Efisiensi Belanja

Kartiyus juga menekankan pentingnya kesiapan data di tingkat desa, khususnya terkait rumah tidak layak huni serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan. 

Hal ini dinilai penting untuk mendukung percepatan program pembangunan dari pemerintah pusat. 

“Kepala desa harus selalu siap dengan data rumah tidak layak huni agar bisa dibantu untuk direhabilitasi. Data lain seperti lahan sawah, lahan desa, dan potensi lainnya juga harus disiapkan. Jika ada program mendadak dari pusat, kita sudah siap,” pesannya. 

Selain itu, ia mendorong agar potensi desa di kawasan perbatasan terus dikembangkan sebagai sumber peningkatan pendapatan masyarakat. 

Ia juga menegaskan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperluas jaringan listrik di wilayah perbatasan. 

“Saya mendukung upaya Pak Gubernur Kalbar untuk menambah jaringan listrik desa di kawasan perbatasan. Jalan paralel perbatasan juga harus terus diselesaikan. Karena di wilayah Malaysia, pembangunan jalan sudah mencapai delapan jalur,” tambahnya. 

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa dalam mempercepat pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan yang lebih maju dan sejahtera. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved