Pemerintah Kabupaten Landak Bentuk Database Stunting, Agar Penanganan Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Landak terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting dengan membentuk Database Stunting
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Landak, Yulianus Edo Natalaga, mengatakan bahwa proses pengumpulan data untuk program basis data stunting tersebut telah selesai dilaksanakan.
- Ia menegaskan, keberadaan pangkalan data ini akan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menentukan prioritas penanganan yang lebih terukur.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Pemerintah Kabupaten Landak terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting dengan membentuk Database Stunting, sebagai basis informasi terpadu untuk memetakan kondisi anak penderita stunting beserta keluarganya.
Langkah ini diambil agar intervensi Pemerintah bisa lebih tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Landak, Yulianus Edo Natalaga, mengatakan bahwa proses pengumpulan data untuk program basis data stunting tersebut telah selesai dilaksanakan.
"Data ini memuat kondisi anak stunting, kondisi keluarganya, termasuk data ibu hamil. Di dalamnya juga ada pemetaan aspek ekonomi keluarga, riwayat penyakit bawaan anak, kondisi lingkungan, sanitasi, dan lainnya,” jelas Yulianus.
Ia menegaskan, keberadaan pangkalan data ini akan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menentukan prioritas penanganan yang lebih terukur.
"Dengan data ini kita bisa menentukan daerah prioritas program sanitasi, penyediaan air bersih, maupun fokus edukasi gizi. Termasuk mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus pada Pusat Pemulihan Gizi,” ujarnya.
Baca juga: TRAGEDI Sungai Landak! Bocah 4 Tahun Al-Hafiz Ditemukan Meninggal Usai Hilang 3 Hari di Ngabang
Bahkan dalam kondisi tertentu, anak bisa saja dirawat di tempat pusat pemulihan gizi yang saat ini sudah berjalan.
Selain melalui layanan Pusat Pemulihan Gizi, Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan bahwa langkah penguatan data menjadi kunci agar seluruh upaya penanganan stunting dapat dilakukan lebih cepat dan terarah.
Pangkalan Data Stunting ini diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Landak secara berkelanjutan. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Kekayaan Budaya Kalbar Sambut Peserta PKSN XIII 2026 di Pontianak |
|
|---|
| PGRI Kalbar Perkuat Kepemimpinan Kepala Sekolah Demi Wujudkan Pendidikan Berkualitas |
|
|---|
| Budidaya Lele Sangkuriang Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga di Sekitar Hutan Desa Teluk Bakung |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Bergerak Selesaikan Pengaduan dan Benahi Pengelolaan JDIH Dua DPRD di Kalbar |
|
|---|
| Era Laporan Tahunan Digital, Kemenkum Kalbar Siap Kawal Kepatuhan Perseroan Terbatas se-Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ndak-Yulianus-Edo.jpg)