Breaking News

Viral Lokal

Bunga Langka Rafflesia Hasseltii Ditemukan di Sambas Kalimantan Barat

Dia menjelaskan, Rafflesia Hasseltii yang merupakan salah satu bunga langka dari genus Rafflesia ternyata cukup sering ditemukan di hutan hujan tropis

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
RAFFLESIA HASSELTII - Bunga Rafflesia Hasseltii yang ditemukan peneliti Agri Aditya dan empat orang lainnya di hutan lindung Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Agri Aditya bilang penemuan bunga Rafflesia Hasseltii saat mereka melakukan pendakian Juni 2025 silam, Minggu 30 November 2025. 

"Itu pengalaman kedua saya bertemu langsung dengan bunga rafflesia yang mekar sempurna. Saya pernah bertemu dengan Rafflesia tuan-mudae di Singkawang pada tahun 2006," ujar Agri.

Agri mengatakan, bunga Rafflesia Hasseltii yang ia temui memiliki diameter sekitar 30 sampai 40 centimeter. 

Memang sedikit lebih kecil dari yang ditemukan di Sumatera, namun ciri fisiknya sangat khas, pola corak yang acak, lebih besar dan tidak beraturan, serta lubang disk lebih besar, dan warna merah bata yang dominan.

"Aromanya juga lebih menyengat dari Rafflesia tuan-mudae yang pernah saya temui di Singkawang sekitar 19 tahun yang lalu. Saya ingat betul karena itu penemuan yang langka," katanya.

Saat menemukan bunga itu, Agri dan teman-temannya memotret dan merekam video. Selain satu bunga yang mekar sempurna, mereka juga menemukan lima bunga lain yang masih berbentuk kol atau bonggol, ada yang kecil sebesar kepalan tangan anak-anak, ada yang sebesar lutut orang dewasa, dan ada yang sebesar kepala, tanda sebentar lagi mekar. 

Selain Agri, seorang petugas Mercusuar Tanjung Datuk bernama Aan juga mengatakan sering menemukan bunga rafflesia di hutan tersebut. 

Ia mengaku pernah menemukan Rafflesia tuan-mudae di lokasi yang tidak jauh dari tempat Agri menemukan Rafflesia hasseltii.

Menurut Aan, bunga rafflesia memang beberapa kali muncul di jalur itu, terutama saat musim hujan. 

Bukan hanya dia, temannya yang bertugas di Mercusuar juga sering menemukan bunga Rafflesia mekar sempurna di hutan lindung Desa Temajuk jalur menuju Mercusuar Tanjung Datuk.

"Saya sering melihat bunga-bunga itu mekar. Karena bentuknya mencolok jadi mudah ditemui. Lokasinya ada di beberapa tempat. Biasanya memang sering mekar saat musim hujan seperti sekarang. Terakhir saya bertemu yang mekar tiga bulan lalu," katanya.

Kamis 27 November 2025 malam, saat pulang dari mercusuar dan melewati jalur yang sama, Aan mengatakan bunga yang mekar pada Juni sudah layu. 

Namun, ia yakin di titik lain kemungkinan masih ada kol atau bahkan bunga yang sedang mekar.

"Saya janji nanti kalau ada yang mekar lagi akan saya foto dan videokan. Karena kemarin pulang agak kemalaman, jadi sulit melihatnya," ujarnya.

Peneliti LIPI Pernah Mencatat Temuan Rafflesia Hasseltii di Sambas

Hingga kini, belum ada peneliti yang kembali datang untuk mengidentifikasi populasi Rafflesia yang sering ditemui warga di kawasan hutan lindung Desa Temajuk. Namun pada 2019, sudah ada jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Reinwardtia Volume 18(2), ditulis oleh empat peneliti Rismita Sari dan Inggit Puji Astuti dari LIPI–Kebun Raya Bogor, serta Miftahul Huda dan Ratna Susandarini dari Fakultas Biologi UGM.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved