Ormas Dayak Aksi Damai Tolak Program Transmigrasi di Mempawah: Kami Bukan Penonton di Negeri Sendiri
Senada dengan itu, Ketua DPRD Mempawah, Safruddin Asra, menyatakan dukungannya terhadap suara masyarakat adat.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu negatif. Kami dari kepolisian akan mengawal aspirasi ini sampai selesai dan akan menindak tegas siapa pun yang memicu intoleransi dan perpecahan,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, beberapa warga juga menyampaikan keprihatinan atas potensi tumbuhnya kelompok intoleran di Kalimantan Barat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres kembali menegaskan komitmennya untuk tidak akan membiarkan kelompok intoleran berkembang.
"Kita harus tetap hidup rukun, menjaga persatuan, dan tidak terprovokasi,” tegas Kapolres.
Aksi yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut berjalan aman dan tertib dengan pengawalan dari personel Polres Mempawah dan Satpol PP yang dipimpin Kabagops AKP Erwin Mangasi Simanjuntak. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Potongan Ojol Masih 20 Persen, Driver Pontianak Ungkap Cukup Memberatkan |
|
|---|
| Edi Rusdi Kamtono Hidupkan Pasar Tengah, Siang Berdagang Malam Jadi Kuliner |
|
|---|
| Potongan Ojol Dibatasi 8 Persen, Driver di Pontianak Senang tapi Pesimis |
|
|---|
| Maktab Tuli As-Sami Jadi Wadah Pendidikan Anak Tuli di Kalbar |
|
|---|
| Lulu Tekuni Dunia MC Sejak 2015, Awalnya Demi Biaya Kuliah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/isti-me-210725.jpg)