Potongan Ojol Masih 20 Persen, Driver Pontianak Ungkap Cukup Memberatkan
Potongan aplikator ojek online (ojol) yang masih berada di kisaran 20 persen dikeluhkan oleh driver di Kota Pontianak
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Ridho yang telah hampir dua tahun menjadi driver ojol dengan dua aplikasi, yakni Grab dan Gojek, mengaku pendapatannya kini berkisar sekitar Rp200 ribu per hari.
- Ia menyebut pendapatan tersebut masih harus terpotong oleh sistem aplikator.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Potongan aplikator ojek online (ojol) yang masih berada di kisaran 20 persen dikeluhkan oleh driver di Kota Pontianak karena dinilai cukup memberatkan penghasilan harian mereka.
Seorang driver ojol, Ridho (20) mengatakan potongan tersebut terasa langsung mengurangi pendapatan dari setiap order yang diterima.
“Misalnya pendapatan satu kali antar Rp10 ribu potongannya bisa Rp2 ribu sampai Rp2.500. Cukup memberatkan juga,” ujarnya saat ditemui di Masjid Al-Mubarok Jalan Sepakat 2, Kota Pontianak, Sabtu 2 Mei 2026.
Ridho yang telah hampir dua tahun menjadi driver ojol dengan dua aplikasi, yakni Grab dan Gojek, mengaku pendapatannya kini berkisar sekitar Rp200 ribu per hari.
Ia menyebut pendapatan tersebut masih harus terpotong oleh sistem aplikator.
Menurutnya, kondisi saat ini berbeda dengan awal ia menjadi driver terutama saat masih menggunakan Gojek.
Baca juga: Potongan Ojol Dibatasi 8 Persen, Driver di Pontianak Senang tapi Pesimis
“Kalau dulu pas di Gojek lumayan pendapatannya, karena belum ada potongan 20 persen,” katanya.
Namun, ia mengaku saat ini potongan di Grab masih berada di kisaran 20 persen sementara di Gojek sekitar 15 persen.
Terkait kebijakan pembatasan potongan menjadi maksimal 8 persen, Ridho mengaku menyambut baik namun masih meragukan penerapannya di lapangan.
“Intinya kita bersyukur saja, semoga terealisasi yang 8 persen itu,” ucapnya.
Meski demikian, hingga kini ia menyebut belum ada perubahan pada sistem potongan aplikator. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Edi Rusdi Kamtono Hidupkan Pasar Tengah, Siang Berdagang Malam Jadi Kuliner |
|
|---|
| Potongan Ojol Dibatasi 8 Persen, Driver di Pontianak Senang tapi Pesimis |
|
|---|
| Maktab Tuli As-Sami Jadi Wadah Pendidikan Anak Tuli di Kalbar |
|
|---|
| Lulu Tekuni Dunia MC Sejak 2015, Awalnya Demi Biaya Kuliah |
|
|---|
| Kolaborasi Harian Berkat dan PMI, Donor Darah HUT ke-27 Disambut Antusias |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ridho-20-salah-satu-driver-ojek-online.jpg)