Daya Tarik Depot dan Galeri Arsip Kalbar Kini Menjadi Destinasi Belajar dan Eksplorasi Sejarah 

Tempat ini menghadirkan berbagai koleksi arsip yang mencatat perjalanan sejarah dan perkembangan pembangunan di Kalbar.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar Sugeng Hariadi, bersama pengunjung Hendy Lim, didampingi Sejarawan Kalbar di Depot Arsip dan Galeri Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Depot Arsip dan Galeri Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini menjadi salah satu destinasi belajar dan eksplorasi sejarah bagi masyarakat.

Tempat ini menghadirkan berbagai koleksi arsip yang mencatat perjalanan sejarah dan perkembangan pembangunan di Kalbar.

Seorang pengunjung, Hendy Lim, mengungkapkan kekagumannya terhadap keberadaan fasilitas ini.

“Depot arsip dan galeri arsip ini sangat luar biasa. Saya merasa belajar banyak tentang sejarah Kalbar. Tempat ini benar-benar membantu kita mengenal lebih dekat masa lalu dan memahaminya secara mendalam,” ujarnya usai mengunjungi Depot Arsip dan Galeri Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum DHD 45 Kalbar, Syafarudin Daeng Usman. 

Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap pentingnya sejarah dan budaya. 

“Cinta terhadap sejarah dan budaya adalah salah satu pilar utama tegaknya bangsa dan negara. Tempat seperti ini menjadi bukti nyata pentingnya melestarikan memori kolektif bangsa,” katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng Hariadi, menyatakan pentingnya keberadaan depot arsip dan galeri arsip dalam mendukung pemerintahan serta masyarakat.

Baca juga: Satreskrim Polresta Pontianak Akan Periksa Tersangka Pembunuhan Remaja Putra Pakai Lie Detector

Gedung ini dirancang untuk menyimpan arsip-arsip statis yang permanen sebagai bagian dari memori kolektif bangsa, termasuk foto-foto tokoh sejarah dan data perkembangan pembangunan di Kalimantan Barat.

Sugeng menyebutkan bahwa galeri arsip ini memiliki nilai strategis, baik sebagai sumber informasi maupun edukasi.

Selain itu, galeri ini juga menyimpan berbagai arsip lama, seperti peta pembangunan wilayah perbatasan, yang memiliki nilai historis tinggi.

“Gedung ini sangat diperlukan, baik dalam konteks masyarakat maupun bernegara. Tidak hanya untuk kepentingan pemerintahan, tetapi juga bagi masyarakat yang memerlukan arsip informasi. Di galeri ini, kita pasang nama-nama pejabat, mulai dari bupati hingga gubernur dari masa ke masa. Ini tidak hanya untuk mengenang sejarah, tapi juga untuk mengenalkan tokoh-tokoh Kalbar kepada generasi muda,” ujar Sugeng.

Menurut Sugeng, depot arsip dan galeri arsip juga berfungsi sebagai pusat pengenalan sejarah yang dilengkapi bukti autentik.

Dengan demikian, generasi penerus bangsa tidak hanya mengetahui nama-nama pelaku sejarah, tetapi juga dapat melihat langsung jejak-jejak autentik mereka melalui arsip yang tersimpan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus mengembangkan fasilitas ini agar menjadi pusat informasi yang handal dan edukatif.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved