Pakar Budaya Jelaskan Asal Usul Tradisi Ngamping di Sambas

Hal itu sebagai ungkapan syukur atas keberlangsungan perkawinan juga harapan agar perkawinan mendatangkan keberkahan hidup. 

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Poster Festival Ngamping Kabupaten Sambas. 

Dalam masyarakat Sambas, hal seperti itu dianggap dengan istilah ‘semangat’, bahwa semua mahluk hidup memiliki ‘semangat’ dan harus dihormati. 

"Jika semangat padi hilang, maka bisa berakibat fatal dalam kehidupan, gagal panen dan kekurangan stok makanan," tuturnya.

Tampilan-tampilan budaya di Sambas yang menggunakan padi juga beras sering kita temukan dalam upacara selamatan dalam bentuk tapong tawar, memberi tampas/pekeras kepada seseorang yang memiliki keahlian magis juga dihadirkan padi atau dalam bentuk olahan padi, seperti rateh, padi yang disangrai sampai matang. 

"Beras yang diwarnai seperti beras kuning yang digunakan dalam beragam ritual termasuklah dalam upacara pengantin. Beras kuning dilambungkan ke atas kepala pengantin terkadang sambil berselawat," tuturnya.

Hal itu sebagai ungkapan syukur atas keberlangsungan perkawinan juga harapan agar perkawinan mendatangkan keberkahan hidup. 

"Begitu pula menggunakan beras putih yang didatangi oleh keluarga yang telah lama menghilang bahkan dianggap sudah meninggal, tiba-tiba muncul maka orang tersebut akan di taburi beras putih sambil berselawat," katanya.

Jadi, imbuh dia, padi tidak hanya jenis varitas tanaman pokok dalam masyarakat Sambas, tetapi juga dimaknai sebagai lambang kemakmuran.

"Ungkapan rasa syukur itu wujud dalam budaya yang telah berakulturasi antara budaya lokal yang asli dengan Islam. Misalnya prosesi ngamping atau segala sesuatu yang berhubungan dengan padi akan dipimpin oleh Labai/Ulama kampung," terangnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved