Ketua Fraksi PKB DPRD Mempawah Harap Pemerintah Pusat Kaji Ulang Program Tapera

Subandio berharap agar Pemerintah Pusat dapat mempertimbangkan kembali dalam menyisihkan 3 persen gaji pekerja karena dinilai terlalu banyak.

Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Ketua Fraksi PKB DPRD Mempawah, Subandio, saat diwawancarai awak media. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah, Subandio berharap program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dapat dikaji ulang oleh Pemerintah Pusat, karena dapat menambah beban masyarakat dalam perekonomian

Subandio mengatakan, dirinya sangat menerima kehadiran program Pemerintah Pusat selama program tersebut memberikan hal yang positif kepada masyarakat di Indonesia khususnya Kabupaten Mempawah.

“Selaku anggota DPRD Kabupaten Mempawah saya menyambut baik hadirnya program Tapera, namun setelah kita kaji bersama, alangkah baiknya pemerintah dapat mengevaluasi kembali langkah dan kebijakan ini,” kata Subandio saat dihubungi, Minggu 9 Juni 2024.

Jika PP Tapera Tak Dicabut, Jais Sebut Partai Buruh Bakal Ajukan Judicial Review ke MA

Subandio berharap agar Pemerintah Pusat dapat mempertimbangkan kembali dalam menyisihkan 3 persen gaji pekerja karena dinilai terlalu banyak potongan yang dilakukan.

“Belum lagi daerah-daerah tertentu dengan penghasilan ekonomi yang rendah dan banyak masalah lainnya, hadirnya Tapera akan menjadi suatu persoalan beban hidup mereka,” tegas Subandio.

Subandio menyebut, saat ini lebih banyak hal urgent yang harus diselesaikan, seperti permasalahan perekonomian yang banyak dihadapi masyarakat Indonesia.

“Coba kita lihat saat ini banyak masyarakat yang mengeluh soal ekonomi yang tidak menentu. Dengan adanya Tapera masyarakat akan semakin merasa terbebani," tegas Subandio.

(*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved