Kunker Kepala BNN di Kalbar: Kodam Serahkan Sabu 21,2 Kg hingga Ungkap 3,3 Juta WNI Terlibat Narkoba

Sabu 21,2 kg itu merupakan pengungkapan kasus di Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang, Kalbar pada 30 Mei 2024 lalu.

Penulis: Ferryanto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kepala BNN RI, Marthinus Hukom saat melakukan kegiatan serah terima barang bukti dan tersangka kasus penyelundupan narkoba jenis sabu, berlangsung di Aula Makodam XII Tanjungpura, Kalimantan Barat, Senin 3 Juni 2024. 

"Persentase ini besar, dan ketika ini menjadi pasar, maka kita berbicara tentang teori ekonomi, karena para pengedar ini juga menggunakan teori ekonomi, semakin besar penggunanya, pasarnya semakin bagus," jelasnya.

Oleh sebab itu ia menegaskan bahwa pasar atau pengguna narkoba harus ditekan semakin kecil, dan berbagai propaganda bandar harus dihilangkan.

"Bandar ini sangat kuat sekali mencari pasar baru, ada propaganda bahwa menggunakan narkoba ini akan produktif, tapi itu salah besar, mungkin hari ini itu akan merasa sehat, tapi setelah itu, akan ada kecanduan dan ketergantungan, itu yang nyatanya dan tidak disadari pengguna ini," jelasnya.

3,3 Juta Pengguna Narkoba di Indonesia, Kepala BNN RI : Perlu Peran Tokoh Bentuk Benteng Moral

Ungkap Ada 3,3 Juta WNI Terlibat Narkoba

Usai menerima pengungkapan sabu 21,2 kg, Komjen Pol Marthinus mengungkapkan berdasarkan hasil survei tahun 2023, sebanyak 3,3 juta WNI terlibat narkoba.

"Survei itu ada kurang lebih 3.3 juta Warga Negara Indonesia yang terlibat narkoba," katanya di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Senin 3 Juni 2024.

Dengan adanya penangkapan itu, ia mengatakan akan menyelamatkan warga dan negara terhadap eksistensi kasus narkoba.

"Kita sedang bercita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan untuk menciptakan itu perlu generasi yang sehat secara fisik, moral dan mental. Barang ini adalah kontra dari tesis program itu, maka harus kita hancurkan," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan kepada para pengedar dengan memastikan bahwa keterlibatan para pengedar narkoba selalu dibayang-bayangi oleh negara.

"Kalian (pengedar) sedang berhadapan dengan negara, penangkapan ini harus menjadi pesan keras kepada mereka," tuturnya.

"Kita tidak diam, negara tidak diam dan kita bekerjasama untuk melawan mereka, mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut dan mampu mewujudkan generasi emas 2025," tutupnya.

Gagalkan 20 Kasus Penyelundupan, Mayjen TNI Iwan Setiawan : Jangan Ragu Perangi Narkoba

Silaturahmi dengan Sultan Pontianak

Komjen Pol Marthinus selanjutnya dijadwalkan untuk melakukan pertemuan silaturahmi dengan Sultan Pontianak Melvin Alkadrie di Keraton Kadariah pada Selasa 4 Juni 2024.

Usai dari pertemuan silaturahmi dengan Sultan Pontianak Melvin Alkadrie, Komjen Pol Marthinus akan bertolak ke Kota Sambas untuk meninjau bangunan kantor yang diperuntukkan untuk BNN Kabupaten Sambas.

Bakal Tinjau Perbatasan

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved