Respon Apindo Kalbar Soal Tapera: Sebaiknya Tidak Membebani Perusahaan
Hanya saja, kata Andreas saat ini skema dari program ini belum ada sehingga belum bisa dipelajari.
Tayang:
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Dok. APINDO Kalbar
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Barat, Andreas Acui Simanjaya
Kemudian, pejabat negara, pekerja/buruh BUMN/BUMD, pekerja/buruh BUMDES, pekerja/buruh BUM swasta dan pekerja yang tidak termasuk pekerja yang menerima gaji atau upah.
Adapun besaran simpanan dana Tapera yang akan ditarik tiap bulannya sebesar 3 persen dari gaji atau upah untuk peserta pekerja dan penghasilan untuk peserta pekerja mandiri. Kemudian, untuk peserta pekerja ditanggung bersama oleh pemberi kerja sebesar 0,5 persen dan pekerja sebesar 2,5 persen.
Adapun simpanan Tapera yang dipotong setiap bulan nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan dan/atau dikembalikan setelah kepesertaan berakhir.
(*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
Tags
Asosiasi Pengusaha Indonesia
Apindo
Kalimantan Barat
Andreas Acui Simanjaya
Tabungan Perumahan Rakyat
Tapera
masyarakat berpenghasilan rendah
MBR
Baca Juga
| Kemenkum Kalbar Fasilitasi Raperwali Pontianak tentang Sistem Elektronik Pajak Daerah |
|
|---|
| Jadwal Lengkap SPMB 2026 Tingkat SMA dan SMK Negeri di Kalimantan Barat |
|
|---|
| Kisah Naidi Petani Garam Dusun Ceremai Paloh Bangkit dari Kegagalan |
|
|---|
| Polsek Samalantan dan Warga Bersinergi Bawa ODGJ yang Meresahkan ke RSJ untuk Penanganan Medis |
|
|---|
| Aliansi Buruh Kalbar Dorong Perda untuk Lindungi Pekerja Perkebunan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Andreas-Acui-SimanjayaNasdem.jpg)