Waspada DBD

Vaksin DBD Sudah Tersedia, Kadinkes Pontianak Saptiko: Silakan Akses di Layanan Kesehatan Swasta

Saptiko mengatakan saat ini memang sudah tersedia vaksin DBD di layanan kesehatan milik swasta. Kendati hanya bertahan sampai 2 tahun namun penggunaan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRI PANDITO WIBOWO
Seorang anak mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Soedarso pada Senin 13 November. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - KasusDemam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pontianak masih menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Pontianak (Pemkot). Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko mengatakan saat ini tercatat penderita DBD masih diangka 108 kasus.

Ia mengatakan kalau dari kasus kejadian menurut kelurahan yang terbanyak terjadi di Sungai Bangkong karena karakteristik dari masyarakat suka menampung air.

"Kemudian ada di Siantan Hulu kemudian yang tinggi itu Kota Baru. Peningkatan ada seminggu yang lalu karena mungkin dari musim hujan ke kemarau ke musim hujan," ujarnya usai Rapat Koordinasi membahas kasus DBD, di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak, Selasa 14 November 2023.

Pj Gubernur Kalbar Sebut Sanggau Akan Tetapkan KLB DBD

Saptiko mengatakan saat ini memang sudah tersedia vaksin DBD di layanan kesehatan milik swasta. Kendati hanya bertahan sampai 2 tahun namun penggunaan vaksin DBD kata Saptiko mampu mencegah DBD.

"Kemampuannya cuma 2 tahun, tapi sementara ini hanya ada di swasta. Pemerintah belum menyiapkan karena anggarannya mahal. Kita belum dapat dari pusat, masyarakat mau mengakses jika masyarakat mau mengakses vaksin DBD silakan cari di pihak swasta," ujarnya.

Terkait pengajuan, ia mengatakan Kemenkes belum merekomendasikan.

"Jadi kita belum bisa menggunakan. Mungkin karena efektifitas cuman 2 tahun kita belum mengetahui," ujarnya. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved