Waspada DBD
Vaksin DBD Sudah Tersedia, Kadinkes Pontianak Saptiko: Silakan Akses di Layanan Kesehatan Swasta
Saptiko mengatakan saat ini memang sudah tersedia vaksin DBD di layanan kesehatan milik swasta. Kendati hanya bertahan sampai 2 tahun namun penggunaan
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - KasusDemam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pontianak masih menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Pontianak (Pemkot). Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko mengatakan saat ini tercatat penderita DBD masih diangka 108 kasus.
Ia mengatakan kalau dari kasus kejadian menurut kelurahan yang terbanyak terjadi di Sungai Bangkong karena karakteristik dari masyarakat suka menampung air.
"Kemudian ada di Siantan Hulu kemudian yang tinggi itu Kota Baru. Peningkatan ada seminggu yang lalu karena mungkin dari musim hujan ke kemarau ke musim hujan," ujarnya usai Rapat Koordinasi membahas kasus DBD, di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak, Selasa 14 November 2023.
• Pj Gubernur Kalbar Sebut Sanggau Akan Tetapkan KLB DBD
Saptiko mengatakan saat ini memang sudah tersedia vaksin DBD di layanan kesehatan milik swasta. Kendati hanya bertahan sampai 2 tahun namun penggunaan vaksin DBD kata Saptiko mampu mencegah DBD.
"Kemampuannya cuma 2 tahun, tapi sementara ini hanya ada di swasta. Pemerintah belum menyiapkan karena anggarannya mahal. Kita belum dapat dari pusat, masyarakat mau mengakses jika masyarakat mau mengakses vaksin DBD silakan cari di pihak swasta," ujarnya.
Terkait pengajuan, ia mengatakan Kemenkes belum merekomendasikan.
"Jadi kita belum bisa menggunakan. Mungkin karena efektifitas cuman 2 tahun kita belum mengetahui," ujarnya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
Lima Pasien DBD Dirawat di RS Achmad Diponegoro Putussibau, 4 Pasien Akan Dipulangkan |
![]() |
---|
Waspada DBD, Puskesmas Boyan Tanjung Kapuas Hulu Koordinasi ke Camat |
![]() |
---|
Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Catat 20 Kasus DBD Selama Desember 2024 |
![]() |
---|
Dua Anak Meninggal Dunia Akibat DBD di Kapuas Hulu, Dinkes Minta Masyarakat Lebih Waspada |
![]() |
---|
Penderita DBD di Kapuas Hulu Capai 164 Orang, Dua Diantaranya Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.